12 Wanita Penambang Emas di Madina Tewas Tertimbun Longsor

MADINA, KabarMedan.com | Sebanyak 12 wanita penambang emas tradisional meninggal dunia setelah tertimbun longsor di Desa Bandar Lambung, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara pada Kamis (28/4/2022) sore.

Kapolres Madina AKPB Muhammad Reza Chairul Akbar mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.12 WIB. Longsor terjadi di lubang lokasi penambangan.

“Sekitar 14 orang warga masuk ke lobung atau lubang dompeng untuk menambang emas. 12 orang orang tertimbun akibat longsor, sementara 2 orang lainnya berhasil keluar dan selamat,” ujarnya, Jumat (29/4/2022).

Baca Juga:  Polres Sergai Musnahkan Barbut Narkoba, 100 Gram Sabu dan 19 Butir Ekstasi

Reza mengatakan, lahan yang dijadikan tambang emas tersebut merupakan milik salah satu warga. Para pekerja biasanya menggali lobang tersebut dengan alat sederhana dan meletakkan material yang mengandung emas dalam sebuah ember. Diketahui pula, aktivitas penambangan emas tersebut juga tanpa izin.

Warga setempat berupaya melakukan evakuasi, hingga sekitar pukul 17.30 para korban berhasil ditemukan. Adapun korban-korban yang meninggal tersebut bernama, Nelli Sipahutar (55), Kana (40), Nurhayati (49), Lesma Suriani Rambe (36), Nurlina Hasibuan (38), Irma Pane (39), Sarifah Nasution (51), Amna Pulungan (36), Nur Ainun Pane (42), Nur Jaya Sari Pulungan (35), Nur Afni Lubis (37), Nur Lina Batubara (42).

Baca Juga:  Program IM3 Pasti Simpel Buat Pelanggan Sumatra Bawa Pulang Motor Listrik

Sedangkan korban yang selamat adalah Nirwansyah Lubis (20) dan Saroapdah Lubis (46). Setelah itu, seluruh korban langsung diserahkan ke keluarga masing-masing.

Reza mengungkap, saat ini tidak ada aktivitas tambang yang dilakukan. Namun, alat-alay yang digunakan penambang masih berada di lokasi. Kondisi TKP pun dikatakannya gelap jauh dari pemukiman. [KM-06]