22 Ribu Personel Gabungan Diturunkan Amankan Pemilu di Sumut

MEDAN, KabarMedan.com | Sebanyak 22 ribu personel gabungan Polri dan TNI disebar di wilayah Sumatera Utara, dalam pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu) yang akan berlangsung pada 17April 2019.

Demikian dikatakan Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto pada apel pasukan pengamanan Pemilu 2019 di Lapangan Benteng Jalan Kejaksaan Medan, Kamis (11/4/2019). Apel pasukan ini dihadiri oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian.

“Ada 22 ribu personel gabungan TNI-Polri yang melakukan pengamanan di TPS, dan on call untuk membackup perkembangan situasi (saat pemungutan suara),” katanya.

Baca Juga:  Gubernur Bobby Nasution Minta Realisasi Program Prioritas Daerah Dipercepat

Ia mengatakan, situasi kamtibmas di Sumut menjelang pencoblosan dalam kondisi aman dan kondusif. Agus mengajak semua pihak untuk bersama dalam menciptakan pemilu damai.

“Keamanan adalah kebutuhan kita bersama, dengan partisipasi semua pihak,” tandasnya.

Disinggung mengenai kondisi kerawanan saat pencoblosan, Agus mengaku berdasarkan indeks kerawanan yang dikeluarkan KPU RI, Sumut berada di peringkat 28 dari 34.

“Namun kita tidak boleh underestimate, tetap siaga, waspada, siap sedia untuk mengamankan tahapan pemilu 2019,” jelasnya.

Baca Juga:  Raih WTP ke-12 Berturut-turut, Bobby Nasution Minta Aparatur Tetap Jaga Integritas

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saat memeriksa pasukan menyatakan sudah siap mengamankan Pemilu nanti. Secara serentak pasukan TNI mengucapkan “Siap Panglima,”.

Sementara Kapolri Jendral Tito Karnavian yang sempat berbincang kepada komandan pasukan, mengatakan apakah pasukan sudah siap untuk mengamankan Pemilu di wilayah Sumatera Utara.

“Kami siap dan akan mengamankan wilayah Sumut untuk Pemilu nanti,” ucap komandan pasukan. [KM-03]