24 Anggota AJI Dari Enam Provinsi di Sumatera Lulus Uji Kompetensi Jurnalis

PADANG, KabarMedan.com | Sebanyak 24 anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dari enam Provinsi di Sumatera lulus dalam Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ) ke-33 yang digelar AJI Indonesia di Pangeran Beach Hotel Padang, pada 22 – 23 April 2017.

Para peserta UKJ diuji oleh lima orang penguji dan satu orang penguji magang, antara lain jurnalis senior yang juga salah satu pendiri AJI – Hasudungan Sirait, redaktur Tempo dan pengurus Sekolah Jurnalistik AJI – Jajang Jamaludin, anggota Majelis Etik AJI Indonesia – Syofiardi Bachyul JB, Wakil Koordinator Wilayah Sumatera AJI Indonesia – Hendra Makmur, Pemimpin Redaksi Padang TV – Nashrian Bahzein, dan Pemimpin Redaksi KabarMedan.com – Agoez Perdana sebagai penguji magang.

Sebelum pelaksanaan UKJ, seluruh peserta mengikuti Workshop Etik dan Profesionalisme Jurnalis Menghadapi Hoax, pada Jumat (21/4/2017). Workshop dengan pemateri Ketua AJI Indonesia – Suwarjono, Hasudungan Sirait, dan Syofiardi Bachyul JB ini, bertujuan memberikan pembekalan bagi peserta UKJ terkait penegakan etika jurnalistik dan profesionalisme. Pelaksanaan workshop dan UKJ ini didukung oleh Kedutaan Besar Australia di Jakarta.

Baca Juga:  SW Polisikan Mantan Pacar Diduga Sebarkan Video Syur Tanpa Izin

Ketua AJI Kota Padang, Yuafriza menyebutkan, dari 24 jurnalis yang mengikuti UKJ terdiri atas lima orang tingkat muda, sembilan orang tingkat madya, dan sepuluh lainnya tingkat utama.

“Lebih dari separuh jurnalis yang dinyatakan berkompeten ini, pernah mengikuti UKJ pada tingkatan yang berbeda,” kata Yuafriza.

Selanjutnya, AJI sebagai salah satu lembaga penguji jurnalis akan merekomendasikan penerbitan sertifikat kompeten bagi 24 peserta kepada Dewan Pers.

Ketua AJI Indonesia Suwarjono saat pembukaan UKJ mengatakan, UKJ ini menjadi agenda penting AJI. Menurutnya, AJI sudah lama mendesak penerapan uji kompetensi ini untuk menjawab problem profesionalisme jurnalis dan penegakan etika jurnalistik di Indonesia.

“Pelaksanaan UKJ AJI tetap mengikuti standar Dewan Pers yang disesuaikan dengan kekhasan AJI, dengan standar yang telah disiapkan yang lebih sesuai dengan filosofi dan nilai-nilai yang diperjuangkan, ” ujar Suwarjono.

Dia menyebutkan, setelah UKJ di Padang, AJI Indonesia bersama Australian Embassy akan menggelar UKJ berikutnya di empat kota, yaitu Makasar, Bali, Mataram, dan Pontianak.

Baca Juga:  Sehari Empat Kecelakaan Terjadi di Sergai, Tiga Luka dan Dua Patah Kaki

Sementara itu, First Secretary Media and Strategic Communication Australian Embassy, Laura Kemp mengatakan, kemajuan kebudayaan dan peradaban berbanding lurus dengan kemajuan dan kualitas jurnalisme di tempat tersebut. Menurutnya, dengan UKJ, kualitas jurnalisme dan jurnalis di Indonesia bisa ditingkatkan dengan baik.

“Uji Kompetensi Jurnalis memberikan sertifikasi formal kepada banyak jurnalis Indonesia, dan Kedutaan Besar Australia bangga turut serta dalam proses ini. Kami senang bertemu dengan jurnalis berkualitas dari Sumatera, dan kami percaya bahwa peserta akan memperoleh manfaat besar dari uji kompetensi,” jelas Laura.

Dia mengatakan, tahun ini merupakan tahun pertama kerjasama Australian Embassy, AJI Indonesia, dan Dewan Pers untuk uji kompetensi. Namun sebelumnya, sudah banyak kerjasama peningkatan kapasitas jurnalis dilakukan.

“Kami sudah melakukan berbagai kerjasama dengan AJI seperti Banking Journalist Academy, baik di Jakarta mau pun di berbagai wilayah lndonesia,” pungkas Laura. [KM-01]