MEDAN, KabarMedan.com | Wajah Delfi Zalnur (62), korban kebakaran Senin sore (21/10/2019) di Jalan Sentosa Lama, Kelurahan Sei Kera Hulu, Kecamatan Medan Perjuangan sumringah karena masih bisa menemukan tiga album foto anaknya yang sudah meninggal dunia dua tahun lalu.
Tiga foto album itu selamat dari kebakaran hebat yang hanya menyisakan dinding dan jendela. Album itu terbakar di bagian pinggirnya. Menurutnya, hanya sepuluh persen saja kerusakannya. Hanya saja, sulit dibuka satu persatu lantaran lengket akibat tersiram air. “Hanya ini yang tersisa. Lainnya sudah terbakar,” katanya.
Album foto ini sangat berharga baginya karena di dalamnya foto anaknya yang kedua, bernama Elfikasari Tanjung yang meninggal dunia dua tahun lalu di usia 33. Suaranya sedikit bergetar ketika mengatakannya sembari membuka paksa foto yang lengket itu.
Di rumah yang kini hanya tersisa dinding dan jendela itu, dia sebelumnya tinggal bersama dengan tiga orang cucunya, paling besar 17 tahun. Di rumah itu pula sudah ditinggalnya sejak turun temurun dari neneknya. “Kak ini masih cantik lho kak fotonya,” katanya kepada cucunya.
Delfi mengaku tidak menyangka rumahnya habis dibakar si jago merah dalam waktu sekejap setelah berdiri sejak 90 tahun yang lalu. Saat terjadi kebakaran dia sedang berada di Jalan Demak, berjualan sate. Dia berharap, pemerintah bisa membantu untuk membangunnya lagi.
“Harapannya bisa dibantu lah dibetulin kembali lah biar bisa ditinggali lagi,” katanya.
Dalam peristiwa kebakaran yang terjadi Senin sore (21/10/2019), Kapolsek Medan Timur, Kompol Arifin mengunjungi lokasi pada Senin malam sembari memberikan bantuan kepada korban kebakaran berupa makanan siap saji, minuman, sembako dan lainnya.
Dikatakannya, kebakaran di lokasi ini tercatat sebanyak 60 rumah dengan kerugian sebesar Rp 1 miliar. Kebakaran ini terjadi di tiga gang, yakni Gang Tinggi 2, Gang Ringgit 1 dan Gang Keluarga. [KM-05]














