
MEDAN, KabarMedan.com | Plt Wali Kota Medan, Akhyar Nasution menginformasikan, bahwa ada seorang pasien dalam pengawasan (PDP) suspect virus corona atau Covid-19 yang meninggal dunia.
Ini merupakan pasien kedua yang meninggal terkait virus corona. Korban dikabarkan sempat menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Medan.
“Ada lagi yang meninggal di Medan. Hari ini akan dikebumikan,” kata Akhyar usai pembagian masker di Jalan Balai Kota, sekitar kawasan Lapangan Merdeka, Medan, Senin (23/3).
Pasien itu disebut menjalani perawatan sejak pekan lalu. Laki-laki berlatar belakang pengusaha ini dikabarkan sakit sepulangnya dari Jakarta.
Menurut Akhyar, Pemerintah Kota Medan terus mengambil langkah untuk melakukan pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19.
“Sejak hari Sabtu sudah dilakukan penyemprotan desinfektan di public service dan public area,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Martuani Sormin mengimbau, agar masyarakat dan keluarga tidak ikut melayat maupun ikut menguburkan PDP suspect virus corona yang meninggal tersebut.
“Untuk saat ini kita percayakan pada tim medis yang sudah dipercayakan dan lebih mengerti,” ucapnya.
Ia juga mengimbau, agar tidak ada yang memegang jenazah dan dalam tempo 4 jam. Tidak akan ada pemeriksaan jenazah jika sudah didiagnosis positif terjangkit Covid-19.
“Jenazah harus sesegera mungkin dimasukan ke dalam kantong mayat dan tidak dibuka kembali. Harus ditutup rapat-rapat dan segera dimakamkan. Bahkan, kendaraan juga harus dibersihkan secara higienis setelah pengangkatan jenazah. Semua sarung tangan dan peralatan sekali pakai harus dibuang dengan aman,” jelasnya
Kapolda mengimbau, baik keluarga dan masyarakat agar dapat mengerti dengan situasi ini karena ini dapat membahayakan kita semua. [KM-03]













