Satu PDP Corona asal Padangsidimpuan Meninggal Dunia di RSUP Adam Malik

Ilustrasi petugas medis menangani pasien COVID-19.

MEDAN, KabarMedan.com | Seorang warga Kota Padangsidimpuan dengan status pasien dalam pengawasan (PDP) corona meninggal dunia saat dirujuk ke RSUP Haji Adam Malik Medan, pada Jum’at malam (3/4/2020).

Koordinator Penanganan COVID-19 RSUP Adam Malik Medan, dr Ade Rahmaini mengatakan, bahwa setibanya pasien berinisial EK berjenis kelamin perempuan ini di RSUP Adam Malik, sudah dalam keadaan meninggal dunia.

“Pasien ini death on arrival (DOA) yang begitu sampai sudah meninggal,” katanya, Sabtu (4/4).

Baca Juga:  Polres Sergai Amankan 58 Orang Selama Operasi Antik 2026

DOA adalah istilah yang digunakan pada pasien yang meninggal secara klinis sebelum sampai di rumah sakit.

Mengenai apakah pasien akan dibawa kembali ke Kota Padangsidimpuan atau dikebumikan di area pemakaman yang disediakan Pemerintah Kota Medan khusus untuk pasien COVID-19, dr. Ade mengatakan masih menunggu keputusan.

“Ini lagi menunggu Wali Kota memutuskan,” ujarnya.

Sebelumnya, Wali Kota Padangsidimpuan, Irsan Efendi Nasution mengatakan, bahwa EK dirujuk ke RSUP Adam Malik Medan atas permintaan pasien sendiri.

Baca Juga:  Sehari Empat Kecelakaan Terjadi di Sergai, Tiga Luka dan Dua Patah Kaki

“Pasien tersebut telah menjalani isolasi di RSUD Kota Padangsidimpuan sejak Kamis (2/4),” kata Irsan yang juga Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Padangsidimpuan.

Namun, Tim Medis COVID-19 Kota Padangsidimpuan mengatakan bahwa kondisi kesehatan PDP COVID-19 itu semakin buruk, sehingga akhirnya diputuskan dirujuk ke Medan. [KM-01]