Detik-detik Letusan Gunung Anak Krakatau Terekam CCTV PVMBG

Letusan Gunung Anak Krakatau. (Dok: PVMBG).

JAKARTA, KabarMedan.com | Letusan Gunung Anak Krakatau terekam kamera CCTV Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

PVMBG menangkap beberapa gambar saat terjadinya proses letusan Gunung Anak Krakatau, yang terjadi pada Jum’at malam (10/4/2020) sekitar pukul 22.35 WIB.

Berikut ini beberapa tangkapan layar yang dipublikasikan Sabtu (11/4/2020).

Letusan Gunung Anak Krakatau. (Dok: PVMBG).

Nampak semburan yang berasal dari dalam kawah Gunung Anak Krakatau membumbung ke udara.

Semburan Gunung Anak Krakatau juga memancarkan cahaya. Letusan Gunung Anak Krakatau yang berada di Selat Sunda tersebut membentuk kolom abu berketinggian mencapai 500 meter dari puncak gunung.

Baca Juga:  Polres Sergai Amankan 58 Orang Selama Operasi Antik 2026
Letusan Gunung Anak Krakatau. (Dok: PVMBG).

Petugas Pos Pantau GAK Lampung, Andi Suandi mengatakan, status Gunung Anak Krakatau hingga kini masih berstatus Level II atau waspada dengan konsekuensi, warga tidak boleh mendekat dalam radius 2 KM.

“Gunung Anak Krakatau berada pada Status Level II atau waspada, dengan rekomendasi masyarakat dan wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius dua kilometer dari kawah,” jelasnya, seperti dikutip dari suara.com –jaringan kabarmedan.com, Sabtu (11/4/2020).

Baca Juga:  Positif Gunakan Narkotika, 27 Orang Pengunjung Hiburan Malam di Sergai Diamankan

Lebih lanjut, Andi meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya dengan informasi hoaks yang beredar.

“Tinggi kolom abu teramati sekitar 500 meter di atas puncak atau sekitar 657 meter di atas permukaan laut,” kata Andi Suandi.

Durasi semburan abu Gunung Anak Krakatau terjadi selama 38,4 menit. Kolom abu juga teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal dan condong mengarah ke arah utara.

“Erupsi Gunung Anak Krakatau ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 40 milimeter,” pungkasnya. [KM-01]