MEDAN, KabarMedan.com | Negeri Perak Malaysia melalui Tourism Perak semakin gencar berpromosi di Indonesia, khususnya di Kota Medan; dengan menggelar program “Smart Partneship” antara penggiat industri pelancongan/hospital Negeri Perak ke Medan, pada 27-30 April 2015 di Grand Swiss-Belhotel, Jalan S Parman Medan.
Dalam event “Smart Partnership” ini ditawarkan banyak paket wisata menarik seperti Medical Tourism, Shopping, Adventure, Rejuvenation, Golfing, Culture and Heritage. Ada lagi Taman Thema Animasi yang terbesar di Asia dan mulai dibuka Maret 2016, dan kini masih dalam proses pembangunan.
Pengerusi Jawatan Kuasa Pelancongan, Kesenian & Kebudayaan Kerajaan Negeri Perak Darul Ridzuan, Dato’ Nolee Ashilin Binti Dato’ Mohd Radzi, mengatakan berbagai fasilitas kesehatan di Negeri Perak telah diakui secara internasional, dan telah meraih “Medical Travel Destination Of The Year” di International Medical Travel Journal (IMTJ), Medical Travel Awards 2015 di London pada 15 April 2015.
“Negeri Perak paling aman dan santai, enak untuk berlibur maupun berobat, dengan harga yang lebih kompetitif dalam berobat maupun berwisata dan tarif hotel lebih murah. Selain itu, sekarang sudah ada penerbangan “FireFly” dan “You Wings” dengan rute Medan – Ipoh (Negeri Perak) PP. Penerbangan ini membuat banyak masyarakat Ipoh yang berkunjung ke Medan, dan sebaliknya,” jelas Nolee.
Lebih lanjut, Nolee mengatakan, Ipoh dan Medan memiliki kesamaan sebagai “Twin City”. Dimana keduanya memiliki budaya kuliner yang hampir sama. Ipoh sendiri berdekatan dengan Penang. Jadi jika dari Kuala Lumpur menuju Penang, maka pasti akan melewati Perak.
“Saat ini menurut data kami, rata-rata ada 100 orang Medan yang berkunjung ke Ipoh untuk berobat. Tentunya ini merupakan satu perkembangan baik bagi Ipoh untuk bisa menarik wisatawan baru terutama melalui medical tourism,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur Tourism Malaysia Medan, Nor’Asikin Haron, menambahkan berkaitan dengan tagline “Malaysia Year of Festivals 2015”, pihaknya menargetkan kunjungan turis asing ke Malaysia tahun 2015 ini mencapai 3 juta orang.
“Dari Indonesia sendiri tahun lalu turis yang berkunjung ke Malaysia mencapai 2,8 juta orang. Turis Indonesia merupakan kedua terbesar yang mengunjungi Malaysia setelah Singapura,” kata Norasikin. [KM-01]















