Tutup Tahun 2020, Kota Medan Kembali Zona Merah Penularan COVID-19

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Sumut, dr Aris Yudhariansyah.

MEDAN, KabarMedan.com | Menjelang tutup tahun 2020, Kota Medan, kembali dinyatakan sebagai zona merah penyebaran virus corona atau COVOD-19. Diunggah di website covid19.go.id, berdasarkan hasil pembobotan skor dan zonasi risiko daerah yang dilakukan pertanggal 27 Desember 2020 Kota Medan menjadi wilayah yang beresiko tinggi terhadap penularan COVID-19.

Sementara untuk zona hijau, masih terdapat 3 daerah yakni Nias, Nias Selatan dan Nias Barat. Sedangkan zona kuning terjadi perubahan dari 2 menjadi 4 daerah yakni Tapanuli Selatan, Nias Utara, Padang Lawas dan Padang Sidimpuan. Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Sumut, dr Aris Yudhariansyah, hingga Rabu (30/12/2020) jumlah kasus aktif di Kota Medan terdapat 766 orang.

“Angka ini didapatkan dari akumulasi kasus konfirmasi sebanyak 8.713 orang, sembuh 7.624 orang dan meninggal 323 orang,” ungkapnya, Kamis (31/12/2020).

Di Kabupaten Nias, dari akumulasi konfirmasi sebanyak 36 orang, 35 orang di antaranya sudah sembuh dan tidak ada yang meninggal. Kabupaten Nias Selatan dari 82 orang akumulasi kasus konfirmasi 81 orang diantaranya sembuh dan tidak ada yang meninggal. “Untuk Nias Barat dari 16 akumulasi kasus konfirmasi, semuanya sudah dinyatakan sembuh,” jelasnya.

Kabupaten Nias Utara yang sebelumnya sempat zona hijau kini turun menjadi kuning, akumulasi kasus konfirmasinya tercatat sebanyak 11 orang dengan 9 diantaranya sembuh dan tidak ada yang meninggal. Lalu Tapanuli Selatan dari akumulasi 110 orang 107 diantaranya sembuh dan 2 meninggal.

Selanjutnya, Kabupaten Padang Lawas dari akumulasi 50 kasus konfirmasi 42 orang diantaranya sembuh dan 3 meninggal. Terakhir dari Padang Sidimpuan dari 191 kasus konfirmasi 178 orang sembuh dan 9 meninggal. Untuk akumulasi konfirmasi Positif Sumut secara menyeluruh sudah mencapai 18.066 orang.

“Dengan 15.328 orang diantaranya sembuh dan 679 orang meninggal. Karenanya saat ini jumlah penderita Covid-19 Sumut ada 2.059 orang,” pungkasnya. [KM-05]