Driver Ojol di Binjai Dibunuh Penumpangnya, Ini Motif Pelaku

MEDAN, KabarMedan.com | Kasus pembunuhan driver ojek online terjadi di Binjai pada Jumat (19/3/2021) malam. Korban bernama Iwan Suranta Nainggolan (43), dibunuh oleh penumpangnya, RD (21) yang awalnya hendak merampas sepeda motor korban setelah kalah judi jack pot.

Kasubbag Humas Polres Binjai, Iptu Siswanto Ginting dikonfirmasi melalui telepon pada Kamis (25/3/2021) menjelaskan, korban merupakan warga Lingkungan II Kelurahan Pahlawan Kecamatan Binjai Utara, tewas dengan luka tusukan di bagian leher dan perutnya pada di Jalan Tengku Amir Hamzah Kelurahan Jati Karya Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai.

Berdasarkan keterangan saksi berinisial SL, sebelum ditemukan tewas, sekitar pukul 23.25 WIB, korban mangkal di simpang Jalan Anggrek Kelurahan Pahlawan Kecamtan Binjai Utara atau disimpang Cabang PLN Binjai. Kemudian, seorang laki-laki datang dari arah kantor Cabang PLN Binjai dengan jalan kaki, menemui korban.

Baca Juga:  Listrik Padam, Cafe di Kota Medan Padat

Saat itu, pelaku bertanya kepada korban apakah memiliki aplikasi Go-jek. Pelaku saat itu meminta diantarkan ke arah Tandem tanpa menanyakan ongkosnya. Selanjutnya, pelaku mengantarkan pelaku. “Sesampainya di Jalan T. Amir Hamzah Gg. Martini, Kelurahan Jati Karya Kecamatan Binjai Utara, pelaku menusuk korban, mengenai leher,” katanya.

Karena kesakitan, korban meronta-ronta kemudian pelaku kembali menusuk perut korban yang terus menjerit sekuat-kuatnya. Pelaku ketakutan jeritan korban terdengar masyarakat, langsuntg kabur tanpa membawa sepeda motornya ke arah persawahan. Pelaku meninggalkan sarung pisaunya di lokasi tersebut.

Motif pelaku melakukan pembunuhan itu karena ingin merampas sepeda motor korban. Pelaku, sebelumnya kalah judi jack pot dan sudah menggadaikan sepeda motornya. RD kemudian pulang ke rumah dan saat itu terbersit di pikirannya utuk membegal sepeda motor lalu menjualnya untuk menebus sepda motornya.

Baca Juga:  Polres Sergai Musnahkan Barbut Narkoba, 100 Gram Sabu dan 19 Butir Ekstasi

“Dari rumah dipersiapkan sebilah pisau yang digunakan ke korban. Alasannya memang mau ambil sepeda motor untuk dijual lalu untuk nebus sepeda motornya,” katanya.

Dijelaskannya, pelaku ditangkap pada Rabu (24/3/2021). Siswanto tidak merinci di mana lokasi penangkapannya. Namun dari foto yang didapat, kedua kaki pelaku diperbah di bagian lututnya. Saat ini pihaknya belum memeriksa urinnya untuk mengetahui apakah pelaku juga terlibat narkoba.

“Sampai sejauh ini belum periksa urinnya. Biasanya satu paket, narkoba, main judi lalu begal. Ini mirip dengan kejadian dulu, yang korbannya pegawai peternakan, dibegal, motif pelaku juga untuk nebus sepeda motor yang digade,” katanya. [KM-05]