Seorang Pencuri Nekat Masuk Kamar Isolasi Pasien COVID-19

Tangkapan layar video aksi pencuri berjalan mengendap-endap di kamar isolasi pasien COVID-19 di RSUD Dr. Pirngadi Medan. (Istimewa)

MEDAN, KabarMedan.com | Seorang pencuri nekat masuk ke dalam kamar isolasi pasien COVID-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Pirngadi Medan dan mengambil barang milik pasien. Videonya tersebar di aplikasi percakapan WhatsApp. Pihak rumah sakit mengkonfirmasi pencurian itu terjadi saat pasien tertidur lelap.

Humas RSUD Dr. Pirngadi Medan, Edison Peranginangin mengatakan, pengamanan di ruangan isolasi RSUD Dr. Pirngadi Medan sudah dilakukan pembenahan dan dilengkapi dengan CCTV untuk pengamanan.

“Saya belum mengetahui video itu. Kalau memang ada, kiranya pihak keluarga datang ke pihak kita untuk ditindaklanjuti dan kita membantu membuat laporan. Kita dirugikan daripada citra dan nama baik. Tapi mereka dirugikan di materilnya,” katanya.

Baca Juga:  Indosat Teken MoU Cetak 1 Juta Talenta Digital Indonesia Melalui AI

Untuk memastikan bahwa aksi pencurian itu terjadi di sebuah kamar isolasi pasien Covid-19 di RSUD Dr. Pirngadi Medan, dia kemudian memanggil seorang sekuriti di rumah sakit tersebut, KH. Azmi Lubis.

Setibanya di ruangan Humas, Azmi mengaku tanda dengan susunan ruangan seperti yang ada di dalam video dan menyatakan bahwa itu benar di ruangan isolasi, di ruangan Mawar. Azmi lalu mengantar ke depan ruangan isolasi dan mengecek ke ruangan perawat kamar isolasi.

Sekitar 15 menit dia di dalam ruangan itu, dia kemudian keluar dan membenarkan bahwa kejadian itu memang berada di ruang isolasi.

Baca Juga:  Listrik Padam, Cafe di Kota Medan Padat

“Itu kejadidn jam 3.42 WIB. Pada hari Minggu (18/4/2021) dinihari di ruangan Mawar. Ini ruangan yang digunakan untuk isolasi pasien COVID-19. Di kamera itu (terjadi) di layar 15. Tapi pasiennya sudah pulang semalam. Itu lah baru tahu dia barangnya ilang,” katanya.

Dari sisi keamanan, lanjut dia, untuk masuk ke dalam ruangan Mawar, harus melewati satu pintu yang selalu dijaga dan dikunci jika malam. Sementara dari gedung dari Jalan Thamrin, hanya dibatasi pagar tak sampai 2 meter dan sering kurang pencahayaan. [KM-05]