500 Pemudik Tujuan Sumbar, Madina dan Tapsel Padati Pool Bus ALS

Sejumlah pemudik memadati pool bus ALS pada Selasa (4/5/2021) sore. Sebanyak 500 pemudik hari ini diberangkatkan dengan 15 unit bus. (KabarMedan.com)

MEDAN, KabarMedan.com | Sebanyak 500 pemudik dengan tujuan Sumatera Barat, Mandailing Natal dan Tapanuli Selatan memadati pool bos PT Antar Lintas Sumatera (ALS) di Jalan Sisingamangaraja Medan pada Selasa (4/5/2021). Mereka diberangkatkan dengan 15 unit bus ALS pada hari ini, sehari sebelum batas larangan mudik Lebaran 2021 yang dimulai pada 6 – 17 Mei 2021.

Salah seorang penumpang, Toni (36) mengatakan, jika tidak ada pandemi, dia baru bisa pulang ke rumahnya di Padangsidempuan 3 hari sebelum hari raya Idulfitri. Namun kali ini dia lebih cepat karena mengetahui ada larangan mudik lebaran. “Daripada nantinya tak bisa pulang, mau tak mau minta cuti lebih panjang. Untungnya dikasih sama perusahaan dan tugas bisa dikerjakan tanpa harus ke kantor,” ujarnya.

Sementara itu, seorang mahasiswi Universitas Syiah Kuala, Indah Anggreini Dalimunte mengatakan, dirinya pulang bersama 2 orang temannya bersamaan dengan bus ALS. Dia berangkat dari Aceh pada Senin (3/5/2021) malam dan tiba di pool bus ALS pada pukul 10.00 WIB. Dia akan pulang ke kampungnya di Padangsidempuan dengan bus yang berangkat pukul 18.00 WIB.

Indah Anggreini Dalimunthe mudik dari Aceh menuju Padangsidempuan. (KabarMedan.com)
Baca Juga:  Indosat Teken MoU Cetak 1 Juta Talenta Digital Indonesia Melalui AI

“(Mudik) tahun sebelumnya tidak seramai ini karena tidak dibatasi kapan (bus) beroperasi dan tidak. Tahun ini dibatasi karena terkait dengan COVID-19. Terus dengar-dengar tahun ini dibatasi tanggal 6 – 17 Mei. Maka itu sebelum tanggal 6 kami wajib balik khawatir tidak ada transportasi mudik,” kataya.

Sementara itu, Humas PT ALS, Alwi Matondang mengatakan, pada tahun 2020, tidak ada catatan karena saat itu tutup beroperasi selama 3 bulan. Tahun ini, dibandingkan dengan tahun 2019, sangat drastis perbedaannya. Penurunan jumlah penumpang mencapai 80 persen.

“Jumlah penumpang hari ini 500 orang dengan tujuan Sumatera Barat, Mandailing Natal dan Tapanuli Selatan. Akan diberangkatkan dengan 15 unit armada kita,” katanya.

Dia menambahkan, untuk penumpang dari Jawa biasanya lonjakan dari Jakarta dengan tujuan Sumatera Utara. Kemudian setelah lebaran, lonjakan itu terjadi dari Sumut dengan tujuan Jakarta dan Jawa. Pada tanggal 2 Mei yang lalu, pihaknya memberangkatkan 60 orang dengan 2 unit armada menuju Jawa.

“Kita stop operasi dari tanggal 6 – 17 Mei dan akan operasi 18 Mei 2021. Sopir terpaksa diistirahatkan. Kita pun dalam kondisi sulit. Harapan para sopir kan di sinilah masa dia untuk ada hasil dibawa ke rumah tapi karena stop operasi, kita tidak dapat apa-apa dan sampai sekarang belum ada dari pemerintah kepada sopir kita,” katanya.

Baca Juga:  Program IM3 Pasti Simpel Buat Pelanggan Sumatra Bawa Pulang Motor Listrik

Dia berharap agar pandemi Covid-19 segera berlalu dan ekonomi kembali normal kembali sehingga dapat melakukan kehidupan yang baru. “Harga tiket kita normal. Syarat keberangkatan, harus ikuti pakai masker, hand sanitizer (protokol kesehatan) dan wajib untuk bawa surat kesehatan atau rapoid test,” ungkapnya.

Humas ALS, Alwi Matondang. (KabarMedan.com)

Pantauan di lapangan, pemudik memadati ruang lobi hingga parkiran bus yang hendak berangkat. Para penumpang itu mulai dari bayi, remaja, dewasa hingga orang tua. Selain padatnya penumpang, barang-barang bawaan juga banyak berjejer di samping bus.

“Di sini armada ada 280 unit. Jumlah sopir, 280 dikalikan 2 lalu ditambah tambah 2 kernet. Ini 500 penumpang akan diberangkatkan dengan 15 unit bus. Setelah sampai di tujuan, bus akan tetap di sana dan beroperasi kembali pada 18 Mei,” katanya.

Sebagaimana diketahui, pemerintah telah menetapkan larangan mudik Lebaran 2021 mulai 6 – 17 Mei 2021. Warga dilarang mudik atau bepergian ke luar kota pada periode tersebut guna meminimalisasi penularan Covid-19. [KM-05]