2 Hari Menjelang Lebaran, Harga Daging Sapi Tembus Rp 140.000 per Kilogram

Menjelang lebaran yang tinggal dua hari, harga daging sapi tembus angka Rp 140.000 per kilogram. (KabarMedan.com)

MEDAN, KabarMedan.com | Menjelang lebaran yang tinggal dua hari, harga bahan pangan di sejumlah pasar tradisional di Medan mengalami kenaikan. Namun, keramaian saat ini belum seperti tahun-tahun sebelumnya.

Pedagang ayam di Pusat Pasar di Jalan MT. Haryono, Medan, Heri mengatakan daging ayam saat ini Rp 32.000 per kilogram. Harga tersebut lebih tinggi Rp 2.000- Rp 3.000 dari dua pekan lalu.

“Tapi kalau dibandingkan tahun-tahun lalu. Biasanya udah naik sepuluh ribuan,” katanya, Selasa (11/5/2021) pagi.

Sulaiman, penjual daging sapi di pasar yang sama mengatakan, kenaikan harga daging saat ini juga tidak seperti dulu. Dia menjual daging di kisaran Rp 130.000 Rp 140.000 per kilogram.

Baca Juga:  Program IM3 Pasti Simpel Buat Pelanggan Sumatra Bawa Pulang Motor Listrik

Menurutnya, penjualan daging sapi tahun ini tidak seperti tahun lalu. Biasanya, seminggu sebelum lebaran dia bisa menjual minimal 100 kg sehari, tahun ini capaian tersebut baru dirasakannya pada tiga hari sebelum lebaran.

Seperti halnya di Pasar UK, di Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan. Penjual daging sapi, Pak Haji mengatakan harga daging di tempatnya sebesar Rp 140.000 per kilogram. Dia bisa menjual 100 kg sehari namun angka itu sulit dicapai saat ini.

“Tahun ini dan tahun kemarin beda kali lah dari sebelum Covid-19,” katanya.

Sementara itu, untuk harga sayuran mengalami kenaikan antara Rp 2.000 Rp 3.000 per kilogram. Cabai merah, saat ini Rp 24.000 per kilogram dari sebelumnya Rp 21.000. Bawang merah Rp 28.000 per kilogram dari sebelumnya Rp 26.000.

Baca Juga:  Polres Sergai Musnahkan Barbut Narkoba, 100 Gram Sabu dan 19 Butir Ekstasi

Bawang putih Rp 30.000 per kilogram dari sebelumnya Rp 25.000. Sedangkan ayam, dari sebelumnya Rp 29.000 – Rp 30.000 per kilogram menjadi Rp 33.000 kilogram.

Beralih ke ayam
Yanti, seorang pembeli daging sapi mengatakan, dia tak jadi membeli daging sapi lantaran tingginya harga. “Wajar sih daging sapi mahal. Lebaran semua kan naik. Jadi pilih ayam aja lah,” katanya. [KM-05]