
MEDAN, KabarMedan.com | Tim Basarnas Medan berhasil menemukan enam orang siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Santo Thomas dan seorang guru privat yang tersesat di kawasan pemandian air terjun Dwi Warna, Sibolangit, Deli Serdang pada Sabtu (15/5/2021).
Tujuh orang yang tersesat itu adalah MRS (17) warga Komplek Ambasador Medan, HDN (17) warga Jalan Menteng 7 Medan, HP (17) warga Flamboyan Raya, YNS (30) warga Kenanga Raya, VLT (18) warga Gaperta, DVD (17) warga HM. Joni Medan dan FRL (17) warga Gaperta Ujung, Medan
Informasi yang diperoleh, kejadian tersebut bermula saat keenam siswa SMA itu hendak pergi ke pemandian air terjun Dwi Warna, Sibolangit. “Sabtu malam, kita mendapat informasi tersebut tim langsung menuju lokasi dengan membawa peralatan mounteneering dan emergency lamp,” kata Humas Kantor Basarnas Medan, Sariman Sitorus, Minggu (16/5/2021).
Dijelaskannya, pada hari Sabtu sekitar pukul 11.30 WIB, YNS (guru privat) bersama enam orang siswa dari SMA Santo Thomas Medan pergi ke Pemandian Air terjun Dwi Warna Sibolangit dengan tujuan berwisata setelah selesai melaksanakan ujian sekolah.
Di tengah perjalanan menuju lokasi pemandian turun hujan cukup deras yang menyebabkan kabut pekat dan menyulitkan jarak pandang mereka sehingga akhirnya mereka menggunakan Google maps untuk menuju lokasi namun naas kelima korban malah tersesat.
“Sekitar pukul 21.25 WIB, pelapor YNS masih sempat menerima telepon dari adiknya yang juga siswa yang tersesat, namun setelah itu tidak ada komunikasi lagi,” ujarnya.
Menerima informasi tersebut pelapor menghubungi BPBD Serdang Bedagai dan diarahkan ke Kantor Basarnas Medan. Berdasarkan kesepakatan seluruh tim yang terlibat dan menjaga keselamatan tim, maka diputuskan Minggu dinihari sekitar pukul 03.00 WIB tim masuk ke hutan dan memulai pencarian.
“Sekitar pukul 06.58 WIB, tim menemukan korban dalam keadaan selamat dan mengalami hipotermia ringan dan lemas berjarak sekitar 1 KM dari Pemandian air terjun Dwi Warna,” ujar Kasi Ops Kantor SAR Medan, Zul Indra.
Saat ini, para wisatawan tersebut tengah sudah dievakuasi ke posko Basarnas di Sibolangit dan menunggu untuk dipulangkan. [KM-05]













