MEDAN, KabarMedan.com | Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke kantor UPT V Dinas Pendapatan (Dispenda) Medan di Jalan Sei Bagerpang, Senin (31/5/2021). Hal ini dilakukan karena pendapatan di Kota Medan tak kunjung naik secara signifikan sedangkan pertumbuhan ekonomi nasional sudah berkembang sebanyak 70 hingga 75 persen.
Pasangan Bobby Nasution tersebut menyampaikan bahwa keterbukaan dan koordinasi yang baik antar masing-masing pihak harus dilakukan mulai dari Kepala Lingkungan (Kepling), Lurah, hingga Camat.
“Jangan main-main sama kita. Ini jangan ditutup-tutupi, saya mau terbuka. Jangan makan keringat orang karena ini yang bekerja tapi banyak pula yang tidak bekerja. Kawan-kawan dari pada yang Pekeja Harian Lepas (PHL) ini. Jadi, gak usah takut informasikan ke kita. Kita akan copot akan ganti,” tegas Aulia Rachman.
Wakil Wali Kota Medan itu juga meminta agar UPT V Dispenda untuk segera membentuk sistem baru dalam bekerja sebagai laporan atau report bentuk tanggungjawab. Sebab, menurutnya Medan Dispenda merupakan “Tulangpunggung” Kota Medan.
“Pertama kita punya tanggungjawab yang tinggi terhadap masyarakat Kota Medan. Tanggungjawab kita besar. Target kami kedepan seluruh warga Kota Medan kesehatan di cover oleh Pemerintah Kota Medan. Tanggungjawab BPJS semua ini kita selesaikan ini tugas Pemerintah. Tulang punggungnya ini adalah Dispenda,” ujarnya.
Ia juga menegaskan berkali-kali kepada pihak Dispenda untuk tidak bermain-main apalagi melakukan kecurangan. “Kita tahu trik permainan Dispenda. Kami baru, tapi jangan menganggap kami tidak tahu. Hati-hati akan hal ini kami akan terus mencari tahu dan menggali informasi. Jangan ada permainan,” katanya.
Kepemimpinan Wali Kota Medan dalam masa jabatan Bobby Nasution dan Aulia Rachman menargetkan pendapatan diakhir tahun sebanyak Rp2 Triliun. Jika nantinya, pendapatan jauh dari capaian target maka jajaran Dispenda akan diganti.
“Dispenda ini, bongkar habis struktur. Keluar dari zona nyaman semua kita. Ayok bekerja kita untuk masyarakat Kota Medan. Sebanyak 2,5 juta jiwa masyarakat Kota Medan menanti perubahan yang baru dimasa kepemimpinan pak Muammad Bobby Afif Nasution,” pungkasnya. [KM-06]














