EDDY Sebabkan Cuaca Buruk di Sumatra Utara, Khususnya Kota Medan

Foto : Istimewa

MEDAN, KabarMedan.com |Cuaca buruk yang melanda Kota Medan beberapa hari ini diduga karena adanya EDDY. Hal ini dijelaskan oleh Staff Forecaster Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan, Budi Prasetyo, Senin (17/7/2021). Sirkulasi Eddy atau Low Pressure Area (LPA) merupakan sirkulasi di atmosfer berupa pusaran angin dengan durasi harian. “Kondisi dua tiga hari ini karena ada gangguan atmosfer. Gangguan cuaca itu terdeteksi yang namanya sirkulasi tertutup di wilayah Samudera Hindia barat daya Sumatra atau yang kita sebut itu EDDY,” paparnya.

Baca Juga:  SW Polisikan Mantan Pacar Diduga Sebarkan Video Syur Tanpa Izin

Sirkulasi Eddy inilah yang dikatakan Budi Prasetyo sebagai penyebab wilayah ini terkena belokan angin. Sehingga terjadi penumpukan awan di wilayah Sumut sehingga hujan terus turun dalam beberapa hari terakhir ini. Dalam kondisi normal, wilayah Sumut khususnya Kota Medan di bulan Juni sampai September jarang turun hujan. Bahkan, saat ini wilayah Sumut sendiri normalnya sedang memasuki masa transisi penurunan puncak musim hujan kedua ke musim kemarau.

Budi Prasetyo menambahkan, masyarakat harus waspada dengan potensi bencana banjir hingga longsor. Mengingat, curah hujan yang cukup tinggi dan diperkirakan masih akan berlangsung berpotensi mengakibatkan banjir dan longsor. Misalnya, bagi masyarakat yang tinggal di wilayah dataran tinggi, pegunungan dan lereng harus mewaspadai kondisi tanah yang menjadi jenuh sehingga potensi nosel semakin besar.

Baca Juga:  Sehari Empat Kecelakaan Terjadi di Sergai, Tiga Luka dan Dua Patah Kaki

Sementara bagi masyarakat yang tinggal di kawasan bantaran sungai, khususnya Medan, juga harus waspada dengan banjir. “Dengan kondisi curah hujan yang cukup tinggi, tentunya masyarakat di bantaran sungai harus siaga,” jelasnya. [KM07]