Pemilik Tanah: Tak Ada Paksaan Pedagang Jualan di Pekan LELO Sei Rampah

SERDANG BEDAGAI, KabarMedan.com | Pemilik tanah Pekan Lelo Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai Misdaini br Harahap (58), mengaku tidak pernah memaksa para pedagang berjualan di lokasi tersebut.

Ia mengatakan para pedagang itu berjualan atas kemauan mereka sendiri, dan enggan direlokasi ke Pasar Rakyat Sei Rampah karena memang sudah terbiasa di lokasi tersebut.

“Saya tidak pernah memaksa pedagang berjualan di pekan Lelo, namun ini adalah kemauan mereka sendiri”, katanya, Minggu (18/07/2021).

Ia mengaku sudah beberapa kali dipanggil terkait pekan Lelo yang saat ini jadi perhatian Pemkab Sergai terlebih dimasa PPKM ini.

Dalam panggilan itu, berbunyi klarifikasi dan diminta untuk membawa dokumen dokumen terkait perizinan pasar Minggu (Pajak Lelo) Desa Firdaus.

Baca Juga:  Program IM3 Pasti Simpel Buat Pelanggan Sumatra Bawa Pulang Motor Listrik

Hal itu sesuai surat nomor 18.15/800/1507/2021 tanggal 16 Juli 2021 dari Dinas Satpol PP Kabupaten Serdang Bedagai.

“Besok Senin 19 Juli 2021, Saya akan memenuhi panggilan Satpol PP Kabupaten Sergai,”ujarnya.

Perempuan yang akrab disapa ibu Mis itu, menyebut soal perizinan kalau dirinya melanggar, agar diberitahu dokumen apa yang mau disiapkan agar bisa segera diurus izinnya, supaya tidak terganjal dengan administrasi dan pedagang tetap berjualan disitu.

“Saya akan tertib administrasi dan peraturan, namun tolong jangan samakan Perda pasar dan Pekan,”tegasnya.

Terkait upaya Pemkab Sergai melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pasar, untuk menutup Pekan Lelo dan merelokasi pedagang ke Pasar Rakyat Sei Rampah, pemilik tanah ini mengaku, Pemkab Sergai harus bisa menjamin kehidupan pedagang jika direlokasi di Pasar Rakyat.

Baca Juga:  Indosat Teken MoU Cetak 1 Juta Talenta Digital Indonesia Melalui AI

“Apakah pak Kadis, bisa menjamin kehidupan mereka disini dengan pindah kesana. Mereka ini mencari makan untuk keluarga. Ini merupakan UMKM, sementara Pemerintah Pusat saja sedang membangkitkan kondisi UMKM di tengah Pandemi dengan mengucurkan bantuan dana hingga triliunan,” ungkapnya

Misdaini berharap para pedagang tetap bertahan dengan tanpa paksaan dan menghimbau agar tetap mematuhi protokol kesehatan apalagi dalam situasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro sesuai anjuran Pemerintah.

“Saya imbau semua pedagang lelo agar tetap menjaga kesehatan di tengah Pandemi, kita juga siapkan masker bagi pedagang dan masyarakat yang tidak menggunakan masker”, harapnya.[KM-04]