53 Unit Rumah dan 3 Fasilitas Umum di Serdang Bedagai Terdampak Angin Kencang

Rumah penduduk yang rusak diterjangan angin kencang. (Foto: Ist)

JAKARTA, KabarMedan.com | Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang yang terjadi di Kabupaten Serdang Bedagai merusak 53 unit rumah penduduk dan tiga fasilitas umum. Hal ini dikemukakan oleh Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Jumat (23/7/2021).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serdang Bedagai melaporkan masyarakat di lima Kecamatan merasakan angin kencang tersebut. Data sementara yang dihimpun BPBD mencatat, sebanyak 53 keluarga terdampak. Namun dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. BPBD setempat masih melakukan verifikasi tingkat kerusakan infrastruktur di lapangan.

Adapun lima kecamatan yang terdampak angin kencang yaitu Kecamatan Tebing Tinggi, Sipispis, Serbajadi, Dolok Masihul dan Pegajahan. BPBD Serdang Bedagai dan instansi terkait segera mendirikan pos komando (posko) untuk melakukan upaya penanganan darurat yang terpadu dan terkoordinasi. Selain itu, otoritas penanggulangan bencana setempat sedang mempersiapkan surat keputusan kepala daerah untuk penetapan status darurat bencana.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginformasikan peringatan dini cuaca di Sumatera Utara dengan potensi hujan yang dapat disertai angin kencang. Sedangkan pantauan BMKG hari ini (23/7/2021), wilayah Sumatera Utara tidak berpotensi hujan lebat yang dapat disertai kilat, petir dan angin kencang. Walau begitu, masyarakat diimbau untuk tetap selalu waspada dan siap siaga terhadap bahaya hidrometeorologi yang berpotensi terjadi.

Dilihat dari analisis inaRISK, Kabupaten Serdang Bedagai termasuk wilayah dengan potensi bahaya cuaca ekstrem sedang hingga tinggi. Kabupaten dengan jumlah populasi 614.618 jiwa ini juga berpotensi banjir dan tanah longsor dengan kategori sedang hingga tinggi. Sebanyak 17 Kecamatan berada pada potensi bahaya banjir, sedangkan 6 berpotensi tanah longsor. [KM-07]