MEDAN, KabarMedan.com | Pekerja bilal mayat dan penggali kubur di Kota Medan mengungkapkan bahwa hingga hari ini belum menerima honor dari Pemerintah Kota Medan.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Paguyuban Bilal Mayat dan Penggali Kubur Kota Medan, Tusman. Ia menyebutkan seluruh pekerja bilal mayat dan penggali kubur sebelumnya sudah didata petugas dari kecamatan dan kelurahan masing-masing, namun honor tersebut tak kunjung diterima.
“Hingga saat ini honor kami belum dibayarkan. Sepertinya kami belum merdeka di tengah pekik kemerdekaan HUT ke 76 RI,” ujarnya, Rabu (18/8/2021).
Honor tersebut telah dinanti Tusman dan teman-teman selama 8 bulan ini. Para bilal mayat dan penggali kubur tersebut kini masih menunggu kepastian dari Pemerintah Kota Medan.
“Biasa di zaman Pak Akhyar, Eldin, kita dibayar 4 bulan sekali, ini kan sudah 8 bulan belum dibayar. Zaman Akhyar itu kita digaji 300 ribu sebulan, jadi 4 bulan 1,2 juta potong pajak,” katanya.
Tusman mengungkap dirinya cukup kecewa lantaran belum menerima gaji selama lebih dari setengah tahun padahal para bilal mayat dan penggali kubur tersebut telah memberikan dukungan pada menantu Jokowi tersebut pada Pilkada 2020 lalu.
“Makanya bilal ini ribut, kemarin kita mendorong Bobby jadi Wali Kota supaya ada kebaikan, kok malah nggak gajian, makanya kita kecewa,” tuturnya. [KM-06]














