Kericuhan Antrean Vaksin, UPT Puskesmas Medan Denai: Bukan, Ini Antusiasme

MEDAN, KabarMedan.com | Pelaksanaan vaksinasi di UPT Puskesmas Medan Denai ricuh penuh kerumunan dan tidak teratur, Rabu (1/9/2021).

Sejumlah peserta yang akan divaksin komplain dan berdesak-desakan karena informasi yang mereka dapat tidak jelas dari pihak penyelenggara.

Menurut salah satu peserta vaksin bernama Sinaga, sehari sebelumnya ia sempat bertemu dengan kepala lingkungan (kepling) di sekitar rumahnya.

“Kepling mengatakan bahwa syarat vaksinasi hanya cukup membawa KTP asli saja. Begitu para peserta tiba di lokasi vaksinasi, petugas malah meminta fotocopy KTP,”

Baca Juga:  Sehari Empat Kecelakaan Terjadi di Sergai, Tiga Luka dan Dua Patah Kaki

Akibat kejadian tersebut warga pun kesal lantaran sudah mengantri dari awal dan terpaksa harus menyiapkan fotocopy KTP yang diminta.

Sementara itu, KTU Puskesmas Medan Denai, Dr Nur Fadliana membantah adanya kerumunan dalam kegiatan vaksinasi. Itu hanya antusiasme warga. Karena, ini kali pertama UPT Puskesmas Medan Denai mengadakan vaksinasi.

“Bukan rebutan, itu antusiame mereka datang untuk vaksin dan berusaha untuk mendapatkan antrean. Tapi, karena keterbatasan kami yang hanya membuka 100 antrean dan kami tambah 50 kuota karena warga yang begitu antusias, jadi 150 antrean,” ujar Nur Fadliana.

Baca Juga:  Positif Gunakan Narkotika, 27 Orang Pengunjung Hiburan Malam di Sergai Diamankan

Dalam vaksinasi tahap I di UPT Puskesmas Medan Denai ini, antrean dibuka pada hari H tanpa ada sebelumnya membuat nomor antrean. Hal tersebut dilakukan dengan anggapan bahwa vaksinasi berjalan lancar dan adil untuk siapa yang datang terlebih dahulu.

Namun kenyatannya, cara tersebut menurut peserta vaksinasi justru mengakibatkan keadaan di lokasi menjadi tidak kondusif seperti rebutan antrean yang mengakibatkan kericuhan serta kerumunan. [KM-103]