Edy Rahmayadi Sebut Madina Tak Seharusnya Level 4: Salah Input Data Kematian

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi didampingi Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah dan Kepala Dinas Kominfo Irman Oemar menjawab pertanyaan wartawan, di Rumah Dinas Gubernur Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, baru-baru ini. (Foto: Dokumen/ DISKOMINFO SUMUT)

MEDAN, KabarMedan.com | Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menyampaikan kesalahan input soal kasus Covid-19 di Madina. Hal tersebut ia sampaikan dalam pertemuan bersama Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto.

“Perlu kami klarifikasi karena Madina itu orang yang sakit tinggal di dua rumah sakit dan yang dilaporkan meninggal 76 orang. Itu kenyataannya yang meninggal 6 orang,” ujar Edy, Kamis (9/9/2021).

Baca Juga:  Sehari Empat Kecelakaan Terjadi di Sergai, Tiga Luka dan Dua Patah Kaki

Ia juga mengatakan Madina seharusnya tak masuk ke dalam daftar wilayah PPKM Level 4. Hal itu pun disambut dengan Airlangga yang mengatakan bahwa Medan juga seharusnya dinyatakan sebagai daerah PPKM Level 3.

“Medan posisinya sudah level 3. Sekarang hanya diflag karena kasus aktifnya yang menggantung masih banyak,” tutur Airlangga.

Baca Juga:  Positif Gunakan Narkotika, 27 Orang Pengunjung Hiburan Malam di Sergai Diamankan

Edy juga menyampaikan soal kesulitan mendapatkan data. Ia bahkan menyebut data begitu sulit ia dapatkan saat menjabat sebagai Gubernur disbanding saat masih menjadi tentara dulu.

“Untuk kesehatan akan kami laporkan, untuk melaporkan data saja, kalau sekarang itu yang paling sulit,” pungkas Edy. [KM-06]