MEDAN, KabarMedan.com | Istri dari tahanan Polsek Medan Kota yang tewas mengadu ke Polda Sumut minta kematian suaminya diusut.
Sang istri bernama Fitri Indriani (26) mengaku janggal dengan kematian suaminya Aryes (32) dan meminta agar oknum yang melakukan penganiayaan ditangkap.
“Iya terkait dengan tewasnya Aryes yang merupakan tahanan Polsek Medan Kota pada tanggal 23 Agustus 2021 dan kini kasusnya sudah sampai ke Polda Sumut. Kami berharap agar kasus ini segera terungkap. Dugaan kuat Aryes tewas karena dianiaya, wajahnya membiru lebam,” ujar M Sa’i Rangkuti yang merupakan kuasa hukum keluarga Aryes, Kamis (9/9/2021).
Sebelumnya pihak kepolisian disebut Sa’i Rangkuti telah memberikan statement bahwa Aryes meninggal dikarenakan penyakin getah bening.
“Kalau memang karena suatu penyakit, harusnya ada bukti. Bukan, hanya secara lisan. Kami punya bukti pendukung bahwa Aryes diduga dianiaya,” tegasnya.
Pihaknya menduga Aryes dipaksa untuk mengakui narkoba yang dibawanya adalah kepemilikannya sendiri.
“Padahal barang bukti miliknya itu bukan miliknya melainkan ada yang menyuruhnya mengantarkan itu,” tutur Sa’i.
Sebelumnya, seorang tahanan Polsek Medan Kota ditemukan tewas dalam kondisi wajah yang bengkak dan lebam. Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu RA Rambe menyebut Aryes meninggal karena penyakit getah bening.
“Iya meninggal karena menderita suatu penyakit. Kalau ditanya wajah lebam, tim dokter yang bisa menjelaskan,” tukasnya. [KM-06]














