Pegawai Kimia Farma Diduga Terlibat Teroris, Perusahaan Lakukan Skorsing

JAKARTA, KabarMedan.com | PT Kimia Farma Tbk lakukan skorsing terhadap pegawainya yang diduga terlibat dalam aksi terorisme.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama PT Kimia Farma Tbk Verdi Budidarmo yang mengatakan pegawai yang diduga terlibat akan dibebastugaskan sepanjang pemeriksaan oleh pihak berwajib.

“Kimia Farma sangat mendukung sepenuhnya upaya seluruh aparat penegak hukum guna memerangi terorisme di seluruh lingkungan perusahaan dan mendukung upaya aparat penegak hukum untuk memproses secara hukum atas tindakan yang dilakukan oleh oknum karyawan tersebut sesuai dengan hukum yang berlaku,” ujar Verdi, Senin (13/9/2021).

Baca Juga:  Positif Gunakan Narkotika, 27 Orang Pengunjung Hiburan Malam di Sergai Diamankan

Ia menyampaikan apabila terbukti bersalah nantinya, makan pihak Kimia Farma akan langsung memutuskan hubungan kerja secara tidak hormat. Hal tersebut, kata Verdi, sesuai dengan sanksi pelanggaran berat yang ada dalam peraturan perusahaan.

Sebelumnya, Datasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap terduga teroris jaringan Jamaah Islamiyah berinisial S yang belakangan diketahui adalah pegawai Kimia Farma.

Baca Juga:  Sehari Empat Kecelakaan Terjadi di Sergai, Tiga Luka dan Dua Patah Kaki

“Terduga S alias MT adalah anggota fund raising Perisai pada tahun 2018 dan pernah menjadi pembina Perisai Nusantara Esa pada tahun 2020. S juga tergabung dalam Tholiah Jabodetabek saat kepemimpinan Hari,” tutur Kabag Banops Densus 88, Kombes Aswin Siregar. [KM-06]