Tak Terima Disiram, Ketua DPRD Humbahas Laporkan Ketua F-Golkar ke Polisi

Tangkapan layar video kericuhan pembahasan P-APBD dalam rapat DPRD Humbahas.

MEDAN, KabarMedan.com | Ketua DPRD Humbang Hasundutan (Humbahas) Ramses Lumban Gaol melaporkan Ketua Fraksi Golkar Bantu Tambunan ke pihak kepolisian. Hal tersebut ia lakukan pasca penyiraman air kepada dirinya saat kericuhan rapat P-APBD terjadi.

“Sudah kita laporkan ke pihak berwajib. Itu kan sudah tidak sesuai lagi karena sudah adanya penyerangan fisik, kalau adu argument tidak jadi masalah,” ujar Ramses, Selasa (21/9/2021).

Ia sangat menyayangkan terjadinya kericuhan hingga menimbulkan penyerangan fisik tersebut. Meskipun begitu, Ramses mengatakan pembahasan P-APBD akan tetap dilanjutkan lantaran putusan tersebut juga disetujui oleh fraksi lain.

Baca Juga:  Sehari Empat Kecelakaan Terjadi di Sergai, Tiga Luka dan Dua Patah Kaki

“Bukan hanya dia saja anggota, ada enam fraksi dan yang lainnya setuju kita melakukan pembahasan tersebut,” tuturnya.

Kericuhan rapat anggota DPRD Humbang Hasundutan (Humbahas) viral di media sosial. Dalam video tersebut, tampak Ketua DPRD Humbahas Ramses Lumban Gaol disiram air oleh salah satu anggota.

Baca Juga:  Positif Gunakan Narkotika, 27 Orang Pengunjung Hiburan Malam di Sergai Diamankan

Keributan tersebut bermula saat Ramses Lumban Gaol mengetuk palu mengesahkan sebuah putusan. Sontak, salah satu anggota DPRD Humbahas berdiri dan diikuti oleh beberapa anggota lainnya yang tidak setuju atas ketokan palu Ramses.

“Keputusan siapa? Cabut! Suka-suka kau,” ujar anggota DPRD dalam video tersebut.

Adu mulut kian memanas, Ramses pun harus menerima siraman air dari anggota yang tidak sepakat atas keputusan ketok palunya. [KM-06]