Dipanggil Gubsu, Pertamina Tegaskan Kelangkaan BBM Bukan Permainan Internal

Konsumsi BBM masyarakat meningkat seiring ditetapkannya Sumut menjadi PPKM Level tiga. (Foto: Istimewa)

MEDAN, KabarMedan.com | Gubernur Sumatera Utara memanggil pihak Pertamina terkait kelangkaan BBM yang sempat terjadi beberapa waktu lalu. Pemanggilan tersebut dilakukan di Rumah Dinas Gubernur yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Medan.

Executive GM PT Pertamina Patra Niaga Sumbagut, Asep Wicaksono dalam kehadirannya menyebut bahwa kelangkaan tersebut terjadi akibat antrean impor.

“Masalah antrean kami sudah sampaikan bahwa terkait antrean itu ada dua hal, yang pertama produknya terkait Solar adalah BBM bersubsidi. Stok yang terbatas, tapi alhamdulillah kami sudah berkoordinasi dengan BPH Migas dan mulai hari Minggu kemarin sudah kami tambah,” ujarnya, Kamis (21/10/2021).

Baca Juga:  Positif Gunakan Narkotika, 27 Orang Pengunjung Hiburan Malam di Sergai Diamankan

Tak hanya Solar, Asep menyebut kelangkaan yang terjadi pada BBM jenis Pertamax diakibatkan oleh adanya keterlambatan kapal pembawa BBM.

“Memang ada antrean kapal, kamis sudah berkoordinasi dengan Polda dan sudah ditinjau. Kapal yang harusnya tanggal 10 tiba, baru sampai tanggal 12,” jelasnya.

Baca Juga:  Sehari Empat Kecelakaan Terjadi di Sergai, Tiga Luka dan Dua Patah Kaki

Asep mengatakan antrean serta mekanisme impor yang dilakukan membuat keterlambatan terjadi hingga sempat timbulnya kelangkaan. Ia juga menegaskan hal tersebut sama sekali bukan permainan dari pihak Pertamina.

“Memang ada keterlambatan, jadi sama sekali bukan permainan Pertamina seperti apa yang mungkin diduga beberapa pihak. Kami pun sudah memastikan tadi di depan Gubernur bahwa stok akan kami jaga sesuai dengan kebutuhan masyarakat Sumut sampai akhir tahun ini,” tutupnya. [KM-06]