Sopir Angkot yang Terobos Perlintasan Kereta Api Positif Konsumsi Narkoba

Kecelakaan angkutan umum dan kereta api di Jalan Sekip. (foto: Ist)

MEDAN, KabarMedan.com | Sopir angkot, Karto Manalu yang nekat menerobos perlintasan rel kereta api dinyatakan positif menggunakan narkoba jenis sabu-sabu.

Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda, Kombes Pol Hadi Wahyudi yang menyebut Karto Manalu telah melakukan tes urine dan hasilnya positif narkoba.

“Telah dilakukan tes urine terhadap yang bersangkutan dan diketahui hasilnya positif menggunakan narkoba jenis sabu-sabu,” ujarnya pada Senin (6/12/2021).

Menjalani pemeriksaan intensif, Karto Manalu saat ini telah ditahan di Mapolrestabes Medan. Petugas juga telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

Baca Juga:  Polres Sergai Musnahkan Barbut Narkoba, 100 Gram Sabu dan 19 Butir Ekstasi

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga sekitar, Karto Manalu disebut melompat dari angkot yang dikendarainya untuk menyelamatkan diri. Sementara para penumpang tak sempat keluar hingga tergilas oleh kereta api yang melintas.

Kejadian tersebut menyebabkan 4 korban jiwa yang meninggal dunia di tempat. Tiga nama korban yang telah dirilis oleh petugas adalah Batara Arengga Nasution, Asma Nur dan Faida Harahap. Sementara satu orang lainnya masih belum diketahui identitasnya. Diduga barang-barang korban telah dicuri seluruhnya.

Baca Juga:  Program IM3 Pasti Simpel Buat Pelanggan Sumatra Bawa Pulang Motor Listrik

Peristiwa nahas itu terjadi pada Sabtu (4/12/2021) lalu yang melibatkan angkot nomor 123 dengan kereta api Sri Lelawangsa yang tengah melintas di Jalan Sekip, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat.

Saat itu angkot berwarna kuning tersebut nekat menerobos perlintasan kereta api meskipun sudah ada peringatan bahwa kereta api akan melintas. Sang sopir sempat diamuk masa akibat kejadian tersebut dan kemudian diamankan oleh pihak kepolisan untuk menjalani pemeriksaan. [KM-06]