Penertiban Pengungsi Afghanistan di Medan Berujung Ricuh, 2 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

MEDAN, KabarMedan.com | Pembubaran aksi bermalam pengungsi dari Afghanistan di depan kantor Komisioner Tinggi untuk Pengungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNHCR) di Jalan Imam Bonjol, Kota Medan pada Rabu (15/12/2021) berakhir ricuh.

Dalam perisitiwa itu sempat terjadi cekcok hingga dorong-dorongan antar petugas Satpol PP dengan pengungsi Afghanistan yang sudah bermalam selama 48 hari menuntut mereka dipindahkan ke negara ketiga.

Sempat melakuan negosiasi, para pengungsi tetap enggan untuk meninggalkan tempat tersebut hingga terjadi pemaksaan oleh petugas agar dipulangkan ke penginapan masing-masing.

Baca Juga:  Polres Sergai Musnahkan Barbut Narkoba, 100 Gram Sabu dan 19 Butir Ekstasi

Plt Kasatpol PP Kota Medan, Rakhmat mengatakan penertiban itu dilakukan sebab hal yang dilakukan oleh pengungsi Afghanistan tersebut dianggap melanggar ketertiban.

“Lokasi in ikan fasilitas umum, kondisi unjuk rasa mereka juga tidak sesuai dengan penerapan PPKM. Ini juga mengganggu keamanan dan ketertiban umum,” ujarnya.

Sementara itu, kericuhan penertiban membuat beberapa warga Afghanistan jatuh pingsan hingga dilarikan ke rumah sakit. Salah satu pengungsi, Muhammad Zuma mengaku kecewa dengan cara penertiban yang dilakukan oleh Satpol PP.

Baca Juga:  Program IM3 Pasti Simpel Buat Pelanggan Sumatra Bawa Pulang Motor Listrik

“Kami tidak dihargai. Tiga teman kami dipukuli, dua sampai harus dilarikan ke rumah sakit. Kami juga tidak ada jawaban mengenai kepindahan kami. Sampai sekarang tidak tahu apa dosa dan salah kami,” ungkapnya. [KM-06]