Kecanduan Medsos Sama Dengan Kecanduan Obat Terlarang?

JAKARTA, KabarMedan.com | Media sosial sudah menjadi bagian tidak terpisahkan dalam kehidupan generasi milenial. Ini dibuktikan dari hal pertama yang kita lakukan saat bangun tidur dan hal terakhir yang kita lakukan menjelang tidur adalah mengecek akun media sosial.

Penelitian terbaru oleh The University of Albany menyebutkan, bahwa kecanduan media sosial secara klinis bisa disamakan dengan kecanduan obat-obatan terlarang. Penelitian tersebut mencatat bahwa data MRI menunjukkan bahwa otak yang kecanduan internet memiliki perubahan yang sama seperti ditunjukkan pada orang yang kecanduan alkohol dan narkoba.

Untuk mengetahui apakah kamu telah kecanduan media sosial, berikut adalah gejala yang bisa kamu kenali:

1. Kamu lebih memilih bermain media sosial saat sedang bersama dengan keluarga

Media sosial menawarkan interaksi semu. Kepedulian seseorang tidak bisa dibuktikan dengan jempol yang dia berikan atau komentarnya di status kamu. Kehadiran seseorang secara fisik di dekat kamu lebih penting ketimbang kemunculan status atau komentar di timeline. Jangan sampai kamu kehilangan waktu berkualitas dengan keluarga dan teman-teman hanya karena sibuk dengan gadget kamu. Letakkan gadget saat kamu sedang bersantap malam dengan keluarga.

Baca Juga:  Lansia Ditemukan Tewas Membusuk di Rumah Kontrakan

2. Kamu menyelesaikan masalah dengan membicarakannya lewat media sosial

Saat kamu sedang memiliki masalah yang menimbulkan salah paham dengan pasangan, teman, atau relasi, hal terbaik untuk menyelesaikannya adalah dengan berbicara secara langsung. Saat bertemu, kamu bisa melihat ekspresi lawan bicara. Hindari curhat lewat status dengan maksud untuk menyindir. Terkadang media sosial membuat seseorang bersikap bak drama queen. Hadapi masalah kamu secara langsung dan nyata ketimbang mengumbarnya di media sosial.

3. Saat kepercayaan diri kamu bergantung pada banyaknya likes

Feedback dari teman di dunia maya seperti likes atau komentar positif memang bisa membuat diri kamu merasa lebih baik. Namun hati-hati jika hal ini sudah berpengaruh pada kepercayaan diri kamu. Untuk merasa benar-benar bahagia, kamu harus mengetahui kelebihan kamu sendiri. Jangan memaksa diri tampil sempurna di dunia online demi mendapatkan jempol.

4. Kamu menghabiskan waktu luang dengan browsing atau bermain media sosial

Baca Juga:  Sehari Empat Kecelakaan Terjadi di Sergai, Tiga Luka dan Dua Patah Kaki

Menghabiskan waktu membaca status teman-teman kamu di media sosial tidak akan membantu kamu mencapai mimpi-mimpi. Namun kamu justru menghabiskan waktu kamu yang sangat berharga. Bersikaplah seperti seorang CEO perusahaan besar, yang rugi jika menghabiskan setiap menit tidak berguna. Buatlah jadwal bagi diri kamu sendiri kapan waktu untuk membuka media sosial. Dan jadikan hal tersebut semacam hadiah setelah kamu selesai menuntaskan pekerjaan.

5. Kamu menjadikan media sosial sebagai diary pribadi

Kamu tidak hanya mengunggah foto-foto traveling, tapi juga momen saat kamu sarapan, makan siang, makan malam. Juga menulis status tentang apapun yang kamu temui hari itu dan apapun yang terjadi dalam hidup kamu. kamu merekam setiap hal dari kehidupan kamu dan menampilkannya di media sosial. Daripada fokus menceritakan kehidupan kamu di dunia maya, cobalah lebih fokus pada dunia nyata. Tidak semua hal bisa kamu bagikan ke media sosial karena kadang sesuatu yang indah itu lebih sempurna jika disimpan sendiri. [KM-01]