Karyawan Handal dan Beragam Kunci Sukses Operasional Tambang Emas Martabe

PALEMBANG, KabarMedan.com |  Presiden Direktur PT Agincourt Resources, Tim Duffy menjadi salah satu pembicara kunci dalam sesi Prospek Pertambangan Emas di Sumatra Miner Conference 2017. Mengangkat tema “Game Changer in Sumatra Mining”, acara ini diadakan di Hotel Novotel Palembang, 22-23 Maret 2017.

Acara tahunan Sumatra Miner ke-4 ini mendiskusikan berbagai isu terkini menyangkut perkembangan pertambangan di Indonesia, sekaligus menyoroti sumber daya di Sumatera mencakup emas, perak, tembaga, batubara dan sumber daya lainnya.

Saat berproduksi penuh di tahun 2013 hingga kini, Tambang Emas Martabe yang dioperasikan oleh PT Agincourt Resources telah menunjukkan kinerja solid dengan berbagai pencapaian penting.

Kesuksesan Tambang Emas Martabe dalam mengintegrasikan nilai-nilai pembangunan berkelanjutan di semua lini bisnis tampak di berbagai aspek, seperti lingkungan, sosial, nihil cedera hilang waktu kerja dalam keselamatan kerja, kepatuhan, dan kinerja teknis.

“Kami berhasil mempertahankan ‘izin sosial untuk beroperasi’ dengan memenuhi standar operasi yang tinggi dalam hal keselamatan kerja, pengembangan masyarakat, perlindungan lingkungan, serta kepatuhan terhadap perundangan dan peraturan yang berlaku. Prestasi ini tentu dicapai tidak dengan mudah. Ini semua merupakan hasil kerja keras dan komitmen dari seluruh karyawan dan perusahaan kontraktor pendukung operasi kami,” kata Tim Duffy dalam rilisnya, Kamis (23/3/2017).

Di PT Agincourt Resources, handal dan beragamnya karyawan dipandang sebagai kunci keunggulan kompetitif perusahaan. Sejak dimulainya proyek, perusahaan telah berupaya mencapai sasaran perekrutan tenaga kerja lokal sebesar 70% untuk semua posisi yang tersedia di Tambang Emas Martabe, termasuk kontraktor.

Di akhir tahun 2016, sebanyak 70,37% karyawan perusahaan adalah penduduk setempat, yang mencakup 1.283 pekerja dari desa-desa sekitar Batangtoru dan Muara Batangtoru serta 389 pekerja yang tinggal di wilayah lainnya di Kabupaten Tapanuli.

Ini merupakan pencapaian signifikan,mengingat sebagian besar pekerja tersebut belum pernah bekerja di sektor pertambangan. “Kami berkomitmen untuk mencari dan mempertahankan orang-orang dengan kualitas tertinggi, baik laki-laki dan perempuan, yang memiliki keterampilan, pengalaman, motivasi dan sikap positif untuk memastikan tercapainya pertumbuhan bisnis dan kinerja yang baik,” ujarnya.

Selain mengutamakan perekrutan dan pelatihan karyawan lokal, PT Agincourt Resources juga menerapkan kebijakan keberagaman gender untuk membuka peluang hadirnya kapasitas, latar belakang dan perspektif beragam di kalangan angkatan kerja yang akan mengoptimalkan pencapaian bisnis. Studi di seluruh dunia telah menunjukkan korelasi kuat dan tidak terbantahkan antara kesuksesan sebuah perusahaan dan keberagaman gender; bahkan isu ini telah lebih mudah diterima dalam teori perilaku dan praktik organisasi.

Setiap karyawan membawa kemampuan, pengalaman dan karakteristik mereka yang unik ke dalam pekerjaan mereka. Perusahaan menghargai keberagaman ini di semua level karyawan dan meyakini bahwa beraneka perspektif mampu meningkatkan ketangguhan organisasi, kemampuan memecahkan masalah dan peluang berinovasi.

Hal ini menjadi salah satu unsur game changer yang mendorong perusahaan membangun budaya positif dan terbuka yang menjunjung tinggi keragaman sebagai normanya, dimana perempuan merasa mampu terlibat dan berkontribusi dalam industri tambang dan perusahaan berjalan lebih efektif.

Hingga saat ini persentase pekerja perempuan di PT Agincourt Resources telah mencapai 18% dari total 761 karyawan. Secara keseluruhan perusahaan termasuk para kontraktornya, angka tersebut telah mencapai 16% dari 2.376 karyawan.

PT Agincourt Resources memiliki komitmen kuat untuk meningkatkan partisipasi perempuan di semua tingkatan dalam angkatan kerja. Kami akan meningkatkan jumlah perempuan dalam perusahaan melalui inisiatif perekrutan dan pengembangan. Tim Duffy menambahkan,

“Pada 2019, kami menargetkan 25% tenaga kerja perempuan, termasuk 40% peran Superintendent dan Manajer. Kami terus berupaya mengokohkan budaya kerja dan lingkungan yang mempromosikan martabat dan rasa hormat, dan tempat kerja bebas dari diskriminasi, penuh keterbukaan dan kepercayaan diri bagi semua karyawan,” ucapnya.

Katarina Siburian Hardono, Manajer Senior Komunikasi Korporat, sebagai salah seorang anggota tim inti pengarah implementasi keberagaman gender mnegatakan, upaya serius dilakukan untuk mengintegrasikan kebijakan keberagaman gender dalam berbagai kebijakan operasional lainnya, termasuk dalam perekrutan, pelatihan, pengupahan, serta pencegahan pelecehan di tempat kerja.

Selain itu, menyediakan perlengkapan yang tepat bagi karyawan agar bisa bekerja efektif menjadi perhatian khusus perusahaan, termasuk melakukan peningkatan infrastruktur dan fasilitas, seperti ruang laktasi untuk ibu pekerja, toilet terpisah dan lain sebagainya diupayakan guna menyingkirkan semua halangan yang menghadang kaum perempuan mengejar karir di Tambang Emas Martabe.

“Kami yakin pendekatan keberagaman gender akan memampukan PT Agincourt Resources menjadi perusahaan yang lebih baik, dan memberikan hasil serta dampak lebih unggul bagi semua pemangku kepentingan,” pungkasnya. [KM-03]