Kapolsek: Wartawan Yang Tewas Ditikam Terkait Masalah Pribadi

Ilustrasi

MEDAN, KabarMedan.com | Pihak kepolisian hingga kini masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku yang melakukan penikaman, hingga menyebabkan korban Amran Parulian Simanjuntak (36) yang berprofesi sebagai wartawan Surat Kabar Mingguan Senior di Medan ini tewas, Rabu (29/3/2017).

“Kita sudah bentuk tim gabungan dari Polrestabes Medan dan Polda Sumut untuk menangkap pelaku,” kata Kapolsek Sunggal, Kompol Daniel Marunduri ketika dihubungi via seluler.

Baca Juga:  SW Polisikan Mantan Pacar Diduga Sebarkan Video Syur Tanpa Izin

Dia mengatakan, saat ini petugas telah memeriksa lima orang saksi di lokasi yang mengetahui kejadian tersebut. Dari keterangan saksi, kata Daniel, bahwa pelaku mempunyai dendam pribadi kepada korban.

“Korban dan pelaku saling kenal. Ini merupakan masalah pribadi dan bukan terkait pemberitaan,” ungkapnya.

Daniel menjelaskan, kejadian berawal saat korban usai mengisi pulsa di sebuah counter ponsel di lokasi kejadian. Saat bersamaan pelaku datang dan memukul korban.

Baca Juga:  Sehari Empat Kecelakaan Terjadi di Sergai, Tiga Luka dan Dua Patah Kaki

“Disitu korban sempat melakukan perlawanan. Tiba-tiba pelaku mengeluarkan pisau dan menusuk korban hingga tersungkur ke tanah dan tewas dengan luka tikam sebanyak 6 liang, yakni 3 di perut dan 2 di dada,” pungkasnya. [KM-01]