MEDAN, KabarMedan.com | Jika ingin meraih sukses, anak muda dianjurkan untuk berbisnis. Apalagi sekarang ini bisnis online sangat marak kehadirannya dan banyak orang-orang muda sukses menekuni bisnis online.
Ketua Umum BPD HIPMI Sumut, Akbar Himawan Buchari mengatakan, mahasiswa yang baru wisuda tidak perlu bingung mau jadi apa seusai lulus kuliah. Peluang bisnis sangat menjanjikan, apalagi sekarang ini anak-anak muda sudah sangat familiar dengan internet.
“Sekarang ini bisnis-bisnis konvensional sudah mengambil bisnis online. Jadi mereka memadukan bisnis offline dengan online, dan perkembangan teknologi telah membuka kesempatan kepada jutaan orang muda untuk terjun ke bisnis online,” kata Akbar, dalam acara seminar dan workshop bisnis online yang digelar BPD HIPMI Sumut, di aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sumatera Utara, Senin (3/4/2017).
Hadir sebagai narasumber pada seminar dan workshop tersebut antara lain owner Garuda Plaza Hotel Hendra Arbie, Owner Coffindo Irfan Anwar, praktisi pasar modal M. Iqbal Harahap, praktisi internet marketing Zulfirman Tanjung, dan professional business coach Barsyah Basir.
Ketua panitia acara, Aulia Rahman mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan didasari dari masih minimnya mahasiswa, start-up dan pelaku UMKM untuk memberdayakan internet dalam berbisnis padahal pengguna aktif internet di Indonesia ada 130 juta orang.
“Banyak perusahaan besar yang sudah eksis bahkan mulai pudar, karena kalah bersaing dengan perusahaan online sehingga mereka juga memberdayakan online. Bisnis online juga sangat cocok untuk mahasiswa dan pelajar karena tidak memerlukan biaya yang banyak,” ujar Aulia.
Sementara itu Hendra Arbie, selaku owner Garuda Plaza mengatakan, secara data pertumbuhan penggunaan internet dari tahun 2010 hingga 2016 meningkat pesat.
“Sekarang ini di kalangan anak-anak muda tidak ada lagi beli pulsa, tetapi telah beralih beli kuota. Bayangkan saja nilai rupiah dari perputaran pembelian kuota tersebut,” kata Hendra Arbie
Dia menambahkan, sekarang ini media sosial seperti facebook dan instagram sudah sangat familiar di kalangan anak-anak muda.
“Mereka cukup menarik banyak follower. Setelah banyak follower-nya, mereka pun menerima endorse untuk berbagai macam produk. Bermacam-macam produk bisa mereka jual mulai dari fashion, makanan, hingga informasi jalan rusak dan kemacetan lalu lintas bisa mendulang pundi-pundi rupiah,” bebernya.
Di hadapan para mahasiswa, Hendra Arbie memberikan semangat bahwa tidak perlu takut gagal dalam berbisnis. Dia pun menyebutkan seminar dan workshop yang dilaksanakan BPD HIPMI Sumut ini sangat penting, karena seminar ini diselenggarakan secara gratis.
Sementara itu, Irfan Anwar, selaku Owner Coffindo yang juga Ketua Bidang Perdagangan BPP HIPMI mengatakan, sekarang ini sudah era digital. Kalau mau kaya bermainlah melalui online dan financial technology.
“Dengan internet dan media sosial kita bisa mendapatkan ribuan bahkan jutaan perkawanan. Beda dengan kalau kita simpan nomor telepon di ponsel cuma beberapa ratus dan sangat terbatas. Dari koneksi itulah harus diberdayakan pelaku start-up & UMKM,” tandas Irfan, yang juga merupakan Ketua Asosiasi Ekspor Kopi Indonesia indonesia (AEKI).
Menurut Irfan, orang-orang terkaya di dunia seperti owner Alibaba Jack Ma dan CEO Facebook Mark Zuckerberg, dan sebagainya menjadi kaya dari bermain digital dan internet. Makanya itu perusahaan menyadari untuk merambah penjualan melalui online dengan COFFINDO.ID untuk penjualan kopi dan mesin kopi.
Seusai seminar peserta diajak langsung untuk praktek bisnis online melalui kegiatan workshop “Rich by Your Smartphone”, yang digelar dari 3 – 5 April 2017 di Aula Fakultas Ekonomi & Bisnis USU, serta ruang Broadband Learning Centre Telkom Medan. [KM-01]















