Penggusuran Warkop Elisabeth Medan Berakhir Ricuh

MEDAN, KabarMedan.com | Penggusuran lapak pedagang (warkop Elisabth) di Jalan Haji Misbah, Medan yang dilakukan petugas Satpol PP Kota Medan berakhir ricuh, Kamis (1/9/2019).

Kericuhan terjadi saat petugas merobohkan tenda-tenda para pedagang. Para pedagang yang tidak terima langsung menghadang patugas.

“Tadi kalian bilang penataan, tapi kena tenda kami dihancurkan,” kata pedagang.

Baca Juga:  Positif Gunakan Narkotika, 27 Orang Pengunjung Hiburan Malam di Sergai Diamankan

Namun, kericuhan tidak berlangsung lama ketika satu unit ekskavator meratakan tenda-tenda milik pedagang. Para pedagang pun hanya bisa pasrah melihat tenda dan barang-barangnya diangkut petugas.

Ketua Koperasi Warkop Elisabeth, Parlin Pangaribuan, mengaku kecewa dengan penggusuran yang dilakukan. Padahal, sebelumnya sudah ada pertemuan perwakilan pedagang bersama pihak Bappeda beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  Sehari Empat Kecelakaan Terjadi di Sergai, Tiga Luka dan Dua Patah Kaki

“Mereka bilang hanya penataan dan pemberdayaan karena sudah ada Ranperda Perlindungan Pedagang Kecil. Tapi kenapa mereka membongkat lapak pedagang,” jelasnya.

Ia menilai Pemko Medan telah melanggar perjanjian tersebut. “Ada 42 lapak yang dibongkar. Apapun itu, kami (pedagang-red) tetap bertahan,” pungkasnya. [KM-03]