Unjuk Rasa di DPRD Sumut Berujung Rusuh, Sejumlah Mahasiswa Diamankan

MEDAN, KabarMedan.com | Aksi unjuk rasa yang terjadi di DPRD Sumut Selasa (24/9/2019) berujung rusuh. Terjadi aksi lempar batu oleh massa aksi ke arah petugas. Kerusuhan pecah pada sore hari setelah panas sejak sore hari. Sejumlah massa aksi yang diduga provokator diamankan oleh petugas.

Aksi yang dilakukan mahasiswa dari beberapa perguruan mereka memprotes pemerintah dan DPR terkait undang-undang KPK, RKUHP dan lainnya. Massa aksi membawa spanduk berisi protes dan kritikan.

Menurut mereka, apa yang dilakukan oleh pemerintah dan DPR terhadap KPK adalah bentuk pelemahan terhadap lembaga yang menjadi harapan terakhir masyarakat terhadap pemberantasan korupsi di Indonesia.

Selain berorasi, mereka juga membakar ban dan spanduk di kawat berduri yang dijadikan pembatas massa aksi dengan gedung DPRD Sumut. Sempat terjadi aksi keributan antara massa aksi dengan aparat saat kawat berduri ditarik paksa dan diinjak-injak oleh mahasiswa.

Baca Juga:  Polres Sergai Amankan 58 Orang Selama Operasi Antik 2026

Aksi pelemparan botol air mineral ke arah polisi yang berjaga di lokasi. Tak sampai di situ, mereka juga mengambil paksa bambu spanduk ucapan selamat atas pelantikan anggota DPRD Sumut yang baru yang dipasang di pagar DPRD Sumut.

Aksi yang digelar sejak pagi ini pun akhirnya berlangsung rusuh saat terjadi lemparan batu. Petugas polisi kemudian merangsek ke massa aksi yang kemudian berlarian. Aksi lempar batu terjadi hampir satu jam.

Bermula dari Jalan Imam Bonjol, aksi lempar batu meluas hingga ke Jalan Kejaksaan, Jalan Pengadilan, Jalan Perdana Raden Saleh. Polisi membalas dengan menembakkan gas air mata. Beberapa polisi ‘tumbang’ karena terpapar pas air mata.

Kerusuhan pecah dan terjadi hingga petang. Beberapa orang diamankan polisi setelah dilakukan penyisiran di sejumlah titik. Sebagian mahasiswa yang berlari ke Kodim 0201 BS ‘terlindungi’ dan tidak ditangkap.

Baca Juga:  Sehari Empat Kecelakaan Terjadi di Sergai, Tiga Luka dan Dua Patah Kaki

Pukul 17.40 wib, Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto didampingi jajarannya tiba di lokasi dan berdiskusi dengan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto dan Dandim 0201/BS, Kolonel Inf Roy Hansen J Sinaga.

Kerusuhan kembali terjadi saat sejumlah mahasiswa yang sebelumnya di kantor Kodim 0201/BS hendak meninggalkan lokasi melewati Lapangan Benteng yang berada di tengah-tengah antara gedung DPRD Sumut dan Kodim 0201/BS.
Massa dihalau dengan semprotan water canon dan kembali berhamburan.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto mengatakan, dalam aksi unjuk rasa yang berujung rusuh ini, pihaknya mengamankan sejumlah mahasiswa yang diduga provokator. [KM-05]