WALHI Sumut Sebut Tidak Ada Teror Sebelum Kematian Golfrid Siregar

Golfrid Siregar (pegang megaphone) dalam sebuah aksi unjuk rasa/foto: ist

MEDAN, KabarMedan.com | Pihak Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Sumut mengaku, tidak ada mendapat ancaman (teror=red), sebelum Golfrid Siregar (34) meninggal dunia.

Mereka bertanya-tanya apa sebenarnya yang terjadi pada rekannya yang merupakan aktivis HAM dan advokat WALHI Sumut tersebut.

“Kalau ke kantor tidak pernah ada ancaman (teror). Kalau ke dia (Golfrid=red) itu yang kita tidak tau. Di luar kantor kan kita enggak tahu apa aktivitas korban,” kata Direktur Eksekutif WALHI Sumut, Dana Prima Tarigan, Senin (7/10/2019).

Baca Juga:  Sehari Empat Kecelakaan Terjadi di Sergai, Tiga Luka dan Dua Patah Kaki

Dana mengaku, korban dikenal sebagai sosok yang pendiam.

“Orangnya pendiam. Enggak mau cerita soal pribadinya. Jadi menurut kita ini penting untuk diungkap agar tidak berspekulasi kemana-mana,” ujarnya.

Dirinya berharap, hal ini menjadi perhatian dan prioritas polisi untuk diungkap.

“Kita enggak tau dia ini dibegal, dirampok, atau ada orang tidak suka kan kita tidak tau. Jadi faktor utamanya adalah penyelidikan polisi mengungkap hal ini,” pungkasnya. [KM-01]