Hadirkan Dua Orang Saksi, Polisi Olah TKP di Lokasi Tewasnya Golfrid Siregar

MEDAN, KabarMedan.com | Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara di Underpass Titi Kuning, Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor, Rabu siang (9/10/2019). Polisi menghadirkan dua orang saksi yang melihat korban tergeletak tak sadarkan diri.

Olah TKP tersebut menyebabkan sedikit kemacetan dari arah Mariendal menuju Simpang Selayang karena jalan underpass tersebut ditutup sejak 11.15 wib hingga pukul 12.45 wib ditutup untuk warga, Rabu (9/10/2019). Di lokasi, Polisi juga menggunakan alat 3DĀ laser scannerĀ untuk merekonstruksi.

Polsek Deli Tua menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait kematian kuasa hukum Wahana Lingkungan Hidup Sumatera Utara (Walhi Sumut), Golfrid Siregar. Polisi menghadirkan dua orang saksi, seorang pembawa becak motor dan warga sekitar yang melihat korban saat masih tergeletak.

Kemacetan di sekitar lokasi tidak terelakkan karena warga sekitar dan yang melintas serta anak sekolah berkerumun melihat proses olah TKP. Sepeda motor Honda CB150R dengan nomor polisi BK 4214 AIE juga dibawa ke lokasi.

Pada badan sebelah kanan sepeda motor berwarna merah tersebut goresan yang menyebabkan catnya terkelupas. Goresan uga terdapat pada knalpot pada bagian bawah. Kaca spion hanya ada di sebelah kiri. Sedangkan sebelah kanan hanya tiangnya saja.

Di lokasi tersebut, tepatnya di seberang Masjid Pesantren Tahfiz Al Qur’an Abdul Rahman bin Auf, dua orang saksi yang hadir memberikan keterangan sembari menunjuk beberapa titik di sekitar lokasi.

Baca Juga:  Positif Gunakan Narkotika, 27 Orang Pengunjung Hiburan Malam di Sergai Diamankan

Kapolsek Deli Tua Kompol Efrianto beberapa kali menyuruh warga dan awak media yang berada di sekitar lokasi untuk menjauh dari lokasi selama proses berlangsung.

“Tolong ya, ini kita sedang bekerja keras. Tolong, biar cepat selesai kita,” katanya.

 

Ramli, salah satu saksi mengaku melihat langsung posisi korban mengatakan, saat itu sudah lewat tengah malam. Dia berjalan kaki dari rumahnya yang tak jauh dari lokasi kemudian tergeletak di jalan.

Dia melihat korban dari jarak dua meter dari korban. Posisinya di atas batu pembatas jalan. Saat itu dia melihat korban untuk memastikan apakah itu kawannya atau bukan. Saat itu tidak banyak orang. Ada sekitar 5 orang. Kemudian baru datang becak motor.

“Ada lah waktu ktu sekitar lima orang. Lalu becak datang, disetop lah. Diangkat pelan-pelan oleh dua orang,” katanya. Penjelasannya tidak tuntas karena seseorang memanggilnya.

Olah TKP di Underpas Titikuning ini seperti menjawab kesimpangsiuran tentang lokasi ditemukannya korban. Sebelumnya, beredar informasi sementara bahwa korban dibawa ke Rumah Sakit Mitra Sejati oleh beberapa orang menggunakan becak motor dari Fly Over Jamin Ginting.

Baca Juga:  Polres Sergai Amankan 58 Orang Selama Operasi Antik 2026

Kasatrekrsim Polrestabes Medan, Kompol Eko Hartanto beberapa hari yang lalu mengatakan bahwa pihaknya sudah mengecek di Fly Over Jamin Ginting dan Fly Over Amplas namun tidak menemukan yang identik dengan sepeda motor korban.

Diberitakan sebelumnya, Golfrid Siregar pada Kamis (3/10/2019) yang lalu dibawa oleh beberapa orang menggunakan becak motor di Rumah Sakit Mitra Sejati di Jalan Jendral AH. Nasution dengan kondisi terluka pada bagian kepala dan tak sadarkan diri.

Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Adam Malik yang jaraknya sekitar 9 – 10 km. Di rumah sakit yang berada di Kecamatan Medan Tuntungan itu, Golfrid sempat menjalani perawatan dan menghembuskan pada Minggu (6/10/2019).

Direktur Walhi Sumut, Dana Tarigan menyebut terdapat kejanggalan pada peristiwa yang menimpa Golfrid sehingga harus dilakukan pengusutan terkait penyebabnya. Istri korban, Resmi Barimbing, saat berada di Rumah Sakit Bhayangkara Medan berharap penyebab kematian suaminya diungkap.

Di rumah sakit yang berada di Jalan Wahid Hasyim tersebut, jenazah Golfrid diautopsi setelah sebelumnya sempat dibawa ke rumah keluarganya di Kecamatan Tiga Dolok, Kabupaten Simalungun. Jenazahnya dikebumikan pada Selasa (8/10/2019). [KM-05]