Begini Kata Warga Tentang Sosok Penusuk Menkopolhukam Wiranto

MEDAN, KabarMedan.com | Warga Jalan Alfakah V, Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli mendadak heboh. Pasalnya, tak jauh dari lokasi ini rumah Syahrial Alamsyah (51), seorang pria yang nekad menyerang Menkopolhukam, Wiranto di Banten.

Penyerangan terhadap Menkopolhukam Wiranto di depan Gerbang Lapangan Alun – alun Menes, Desa Purwaraja, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Kamis (10/01/2019) sekitar pukul 11.55 wib.

Warga tidak menyangka karena sosok Syahrial dikenal sebagai orang baik, rajin beribadah dan sopan.

Seorang warga bernama Ismawati (54) mengaku kaget dan berkali-kali mengucap istighfar mengetahui bahwa seorang pria yang dilihatnya di televisi telah menyerang Wiranto adalah Syahrial.

“Astaghfirullah, astagfirullah. Itu dia? Yang tadi di berita sama pak Wiranto? Astaghfirullah, anaknya baik lho. Dia sopan kali,” katanya.

Baca Juga:  Lansia Ditemukan Tewas Membusuk di Rumah Kontrakan

Dikatakannya, dia mengenal Syahrial karena memang penduduk asli di Alfakah VI. Orangtuanya juga dikenalnya dengan baik dan sudah meninggal beberapa tahun yang lalu.Rumah Syahrial sudah digusur sejak 2016 untuk pembangunan jalan tol.

Warga lainnya Mirah (70) mengatakan, selain baik dan sopan, Syahrial juga dikenal pandai bermain laptop.

“Syahrial ini ada pengajian sendiri. Sering ke masjid. Pengajiannya lain dia. Yang kita kenal, dia baik lah dia. Ya Allah, baik lah si Alam itu. Di sini kenalnya Alam,” katanya.

Warga lainnya Agus Salim (40) mengatakan, pada tahun 2010 dia mendapatkan tugas untuk melakukan sensus penduduk dan mengetahui bahwa Syahrial tinggal di Jalan Alfakah VI bersama dua orang putrinya. Syahrial meninggalkan rumahnya setelah terkena penggusuran untuk jalan tol.

Baca Juga:  Sehari Empat Kecelakaan Terjadi di Sergai, Tiga Luka dan Dua Patah Kaki

“Rumahnya habis, sudah jadi jalan tol itu. Itu di tahun 2016-2017 lah,” katanya.

Menurutnya, Syahrial juga merupakan sosok yang rajin beribadah di Mushola Al Muhajirin yang lokasinya bersebelahan dengan rumahnya.

“Sering lah lihat dia pakai pakaian jubah,” katanya.

Sebagaimana diberitakan, Syahrial Alamsyah ditangkap polisi setelah pada sekitar pukul 11.55 wib, melakukan penyerangan terhadap Menkopolhukam Wiranto menggunakan pisau secara membabi-buta dan mengakibatkan perut Wiranto terluka.

Selain Wiranto, korban lainnya adalah KOMPOL Dariyanto (Kapolsek Menes) dibagian Punggung, Fuad pada dada Sebelah Kiri Atas. [KM-05]