Korban Kebakaran di Sei Kera Hulu Mengais Benda-benda Berharga

MEDAN, KabarMedan.com | Yusuf (35) dan istrinya, Nurlaila (38) sibuk mengorek puing-puing bangunan rumahnya yang terbakar pada Senin sore (21/10/2019). Merek mencari sesuatu yang berharga. Sejak pagi hingga siang belum membuahkan hasil.

Hawa panas masih terasa di sisa rumahnya. Yusuf membuka bajunya. Dia menggunakan potong besi mengorek sedikit demi sedikit sisa-sisa barang yang terbakar. Sejak pukul 07.00 wib hingga pukul 11.00 wib keduanya tak meninggalkan lokasi yang sebelumnya merupakan kamar rumah mereka di Gang Ringgit, nomor 39.

Di lokasi tersebut, sisa-sisa kebakaran mulai dari lemari, pakaian, kayu, spring bed, dan lain sebagainya. Yusuf mengorek sisa-sisa kebakaran di lantai. Sementara istrinya membongkar pakaian yang lengket karena terbakar.

“Ada yang sedang kami cari. Emas, kami letakkan di dompet kain. Tapi dari tadi tak ketemu. Kemungkinan karena kena semprot air semalam, jadi berserak di mana-mana,” katanya, Selasa siang (22/10/2019).

Baca Juga:  Lansia Ditemukan Tewas Membusuk di Rumah Kontrakan

Dikatakannya, saat kejadian dirinya sedang berada di Jalan Krakatau, sekitar 5 km dari lokasi. Saat itu, driver ojek online itu sedang membawa pesanan. “Pas lagi bawa sewa, pesanan. Ditelfon rumah kebakaran, langsung putar ke sini lah,” katanya.

Sementara itu, Nurlaila (38) tidak menyangka terjadinya kebakaran. Saat itu dia berada di rumah bersama kedua anaknya yang mau mandi. “Tiba-tiba dengar ada api, kami keluar, api sudah membakar di atap rumah tetangga,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, kebakaran hebat terjadi di Jalan Sentosa Lama, Kelurahan Sei Kera Hulu, Kecamatan Medan Perjuangan, Senin sore (21/10/2019). Kebakaran ini diduga berasal dari korsleting listrik.

Baca Juga:  Positif Gunakan Narkotika, 27 Orang Pengunjung Hiburan Malam di Sergai Diamankan

Mengenai jumlah rumah yang terbakar, masih simpang siur. Kepala Lingkungan (Kepling) 15 Kelurahan Sei Kera Hulu, Rahmat Januari di sela-sela keriuhan memadamkan api mengatakan seratusan rumah terbakar. Sementara seorang warga, Diki mengatakan jumlah rumah yang terbakar sekitar 50-an.

Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Sei Kera Hulu, Kecamatan Medan Perjuangan, Tetty Ritonga mengatakan pihaknya telah mendata jumlah rumah yang terbakar sebanyak 40-an rumah.

Menurutnya, untuk sementara warga korban kebakaran sejak Senin malam tinggal di rumah tetangga dan juga posko yang dibuat di halaman masjid terdekat.

“Di sini lah sejak semalam, sebagian dari warga yang rumahnya terbakar tinggal di sini,” katanya. [KM-05]