MEDAN, KabarMedan.com | Bentrokan antar-mahasiswa Universitas HKBP Nommensen pada Jumat (22/11), membuat perkuliahan di kampus itu diliburkan sementara.
Kampus terletak di Jalan Sutomo ini tidak menjalankan proses perkuliahan pada Jumat (22/11) hingga Senin (25/11). Kegiatan perkuliahan aktif kembali pada Selasa (26/11).
“Diliburkan, Selasa masuk,” kata Wakil Rektor III Universitas HKBP Nommensen (UHN) Sindak Hutauruk, pada Jumat malam (22/11/2019).
Pihak rektorat pun dengan tegas menyatakan pelaku pidana dan perusakan harus ditindak.
“Yang melakukan perusakan dan pidana harus dipecat, harus tegas,” ujarnya.
Selain itu, oknum yang terlibat tindak pidana dalam kericuhan juga harus diproses secara hukum.
“Pelaku harus diproses ke polisi dan dipecat dari kampus,” jelasnya.
Diberitakan, bentrokan terjadi antar mahasiswa Fakultas Teknik dan Fakultas Pertanian. Aksi saling lempar batu dan benda keras pun terjadi.
Suasana di sekitar kampus pun mencekam. Dalam peristiwa itu, satu mahasiswa tewas dan satu lainnya mengalami luka bacok.
Bentrokan berawal dari bermain futsal yang dilakukan mahasiswa. Esok harinya mereka berkumpul di kampus Nommensen dan terjadi bentrokan. [KM-03]














