Bocah di Medan yang Diserang Anjing Pitbull Berharap Pablo Tidak Dibunuh

MEDAN, KabarMedan.com | Kondisi M, korban yang  gigitan anjing pitbull di rumahnya di Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli masih dirawat di RS Columbia Asia.

Zefry Tan, ayah korban mengatakan,  anaknya sempat berpesan agar Pablo tidak dibunuh dan tetap dirawat dengan baik.

Zefry Tan mengatakan, saat peristiwa terjadi dia tidak berada di rumah. Dia diberitahu saudaranya lewat telepon.

Saat itu, anaknya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Pirngadi Medan. Istrinya yang menemaninya. Ia sendiri pulang ke rumah. Dia punya niat untuk dilakukan kepada anjing yang menggigit anaknya itu.

“Namanya anak saya digigit anjing, jadi terbawa emosi untuk ngapain anjing itu. Tapi dibilang tak boleh. Akhirnya saya ke rumah sakit. Tak lama kemudian masuk telepon perwakilan pak Bie Bie untuk dibawa ke rumah sakit columbia,” ujarnya.

Baca Juga:  Sehari Empat Kecelakaan Terjadi di Sergai, Tiga Luka dan Dua Patah Kaki

Anjing tersebut, katanya, saat ini berumur sekitar 12 bulan. Anjing itu milik temannya yang dititipkan kepadanya sejak 4,5 bulan yang lalu saat masih berumur 7 bulan. Temannya sendiri, katanya, tidak mengetahui peristiwa tersebut karena bekerja di Kamboja.

Zefry  mengatakan, sudah menjadi kebiasaannya memandikan Pablo dan anaknya yang membantunya mengelap serta memberi makan.

Dia tidak menyangka anjing yang kerap diberi makan tela-tela, jajanan sekolah dan diajak main-main itu tiba-tiba menyerang anaknya ketika dia tidak berada di rumah.

Selain anjing pitbull, di rumahnya juga memelihara dua anjing kampung. Dengan kejadian ini, anaknya  berpesan agar Pablo jangan dibunuh dan tetap diberi makan dengan baik.

“Jangan dibunuh apapun bentuknya. Kasih makan baik-baik, itu amanah dia (anakku-red). Tapi dia pernah ngomong, apa salah saya papi, sama Pablo?,” katanya.

Baca Juga:  SW Polisikan Mantan Pacar Diduga Sebarkan Video Syur Tanpa Izin

Kencana Salim atau Bie Bie, salah seorang petinggi Medan Rotary Club mengatakan, pihaknya memberikan bantuan sejak dari perawatan di RSUD Pirngadi Medan hingga di RS Columbia Asia. Menurutnya, pihaknya akan membantu pengobatan sampai selesai.

“Kita akan bantu sampai selesai semua lah. Rotary Club akan biayai anak ini sampai kuliah. Mulai sekarang sampai selesai kuliah,” jelasnya.

Begitupun ketika ditanya berapa biaya yang sudah dikeluarkan hingga saat ini, dia belum mengetahuinya.

“Berapa biayanya, sampai sekarang belum prediksi berapa. Kita siap dengan segala kondisi, kalau kemungkinan dibawa ke luar negeri kita akan bawa, bukan hanya di sini aja kita bawa,” pungkasnya. [KM-05]