Jasad Anto Ditemukan Setelah Debit Air Danau Linting Dikurangi

MEDAN, KabarMedan.com | Jasad Anto, korban tenggelam di Danau Linting, Kecamatan Sinembah Tanjung Muda (STM) Hulu akhirnya muncul dengan sendirinya di permukaan, setelah tim SAR gabungan mengurangi debit air danau, pada Kamis sore (2/1) setelah sebelumnya dilakukan pencarian dengan penyelaman di beberapa titik dengan kedalaman 10 meter.

Ketua Kelompok Sadar Wisata, Sabar Barus mengatakan, jasad Anto, warga Kecamatan Lubuk Pakam, Deli Serdang muncul pada sekitar pukul 17.30 WIB.

Setengah jam sebelumnya, tim Search and Rescue (SAR) gabungan mengurangi debit danau dengan membuka pintu air di arah utara.

“Itu debit airnya dikurangi sedikit agar ada goncangan di danau dan benar akhirnya jasadnya keluar dengan sendirinya di dekat titik pencarian,” katanya saat dihubungi via telepon.

Baca Juga:  Positif Gunakan Narkotika, 27 Orang Pengunjung Hiburan Malam di Sergai Diamankan

Dijelaskannya, saat ditemukan, kondisi badan korban sudah sedikit melepuh akibat terendam air panas di dalam danau.

“Kemungkinan korban berada di titik yang tidak terjangkau oleh tim penyelam. Karena faktor keamanan juga tadi tim penyelam mau masuk lebih dalam,” ujarnya.

Selain kondisi badan sudah melepuh, saat ditemukan korban masih menggunakan pakaian lengkap.

“Pakaian masih lengkap, baju hitam dan celana pendeknya. Korban kemudian dibawa sama keluarganya pakai ambulans yang disiapkan oleh Pemkab Deli Serdang,” bebernya.

Baca Juga:  Sehari Empat Kecelakaan Terjadi di Sergai, Tiga Luka dan Dua Patah Kaki

Diberitakan sebelumnya, Anto tenggelam pada Rabu siang (1/1). Sebelumnya, Anto bersama kawan-kawannya duduk-duduk sambil makan durian. Kemudian, dia berjalan mundur di danau sambil dadah-dadah kemudian tenggelam.

Menurut warga sekitar, Malem Pagi Tarigan, kejadian tenggelamnya pengunjung di Danau Linting bukan yang pertama kali. Sejak 10 tahun terakhir, 4 orang meninggal dunia karena tenggelam.

Pihak pengelola, Kelompok Sadar Wisata mengatakan, sudah seringkali mengingatkan kepada pengunjung agar tidak mandi-mandi atau pun berenang di danau tersebut karena kedalamannya belum diketahui. [KM-05]