54 Adegan Diperagakan dalam Rekontruksi Pembunuhan Hakim Jamaluddin

MEDAN, KabarMedan.com | Polisi kembali menggelar rekonstruksi pembunuhan terhadap Jamaluddin (55) hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (16/1/2020).

Sebanyak 54 adegan diperagakan di dalam rumah korban di Jalan Jalan Aswad, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor.

“Di sini (rumah korban) ada 54 adegan rekonstruksi,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja.

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Martuani Sormin mengatakan, rekonstruksi digelar untuk melengkapi seluruh berkas perkara kepada jaksa penuntut umum.

“Kemarin sudah dilakukan tahan perencanaan. Ini hari dilaksanakan rekonstruksi perisapan eksekusi dan pembuangan,” katanya didampingi pihak Kejaksaan Negeri dan Polrestabes.

Baca Juga:  Positif Gunakan Narkotika, 27 Orang Pengunjung Hiburan Malam di Sergai Diamankan

Martuani mengatakan, rekonstruksi dilakukan untuk membantu jaksa dalam menyusun dakwaan atau tuntutan mulai dari perencanaan sampai eksekusi sehingga unsur yang dituduhkan penyidik 340 pembunuhan berencana.

Mulai dari 24 November ketiga tersangka melakukan rapat terakhir untuk pengecekan kesiapan, dan salah satu tersangka mengecek kepada Istri korban apakah memang harus dibunuh.

“Mereka sepakat untuk dibunuh. Pada tanggal 25 istri korban memberikan uang untuk membeli perlengkapan yang digunakan para pelaku dalam eksekusi, seperti sarung tangan, jaket, handphone dua unit. Ini yang saya sampaikan bahwa mereka menggunakan handphone yang hanya digunakan untuk eksekusi,” ujarnya.

Baca Juga:  Resmi Dilantik, Pengurus GP Ansor Sergai 2025-2029 Berkomitmen Atasi Masalah Sosial dan Narkoba

Diberitakan, korban ditemukan tewas di areal kebun sawit milik masyarakat di Dusun II Namo Bintang Desa Suka Dame, Kecamatan Kutalimbaru, Deli Serdang, Jumat (29/11).

Saat ditemukan korban berada di bangku nomor dua dalam mobil Toyota Land Cruiser Prado BK 77 HD dengan posisi miring dengan wajah mengarah ke bagian depan.

Jasad korban telah diotopsi di RS Bhayangkara, Medan pada Jumat (29/11) malam dan selanjutnya dibawa untuk dimakamkan di Nagan Raya, Aceh, Sabtu (30/11). [KM-05]