Anak Hakim Jamaluddin Sebut Pembunuh Ayahnya Sering Datang ke Rumah

MEDAN, KabarMedan.com | Jeffry Pratama (42), salah seorang eksekutor pembunuh hakim Jamaluddin (55) sering datang ke rumah korban setiap Kamis malam.

Hal ini dikatakan anak korban bernama Rajif di lokasi penemuan ayahnya di kawasan Kutalimbaru, Deli Serdang, Kamis (16/1). Menggunakan kemeja lengan panjang Rajif tiba di lokasi sekitar pukul 15.27 WIB.

Ia mengaku, para tersangka tidak manusiawi dan harus dihukum seumut hidup. Rajif yang sejak Agustus 2019 tinggal di Jakarta untuk kuliah mengaku tidak kenal dengan tersangka. Ia beru tahu setelah polisi menunjukkan identitas pelaku.

“Awalnya tidak tahu. Setelah polisi dan wartawan datang baru ‘ngeh’. Dulu sering datang ke rumah, tapi tak begitu kenal,” katanya.

Baca Juga:  Lansia Ditemukan Tewas Membusuk di Rumah Kontrakan

Ia mengaku, tersangka Jefry sering datang ke rumah dan main dam batu dengan ayahnya.

“Tersangka (JP) sering datang ke rumah, setiap hari Kamis malam. Seminggu sekali lah. Rame datangnya. Dia (JP) masuk ke dalam rumah, main dam batu sama ayah sampai tengah malam,” ujarnya.

Saat ditanya apakah saat itu Zuraida dan lainnya juga berada di lokasi bersama ayahnya, Rajif mengaku biasanya Zuraida tidak ikut.

“Itu sebelum saya ke Jakarta. Spesifik tahunnya lupa. Ibunya (Zuraida) waktu itu tidur lah. Kenapa setiap malam Jumat, saya tak tahu,” jelasnya.

Baca Juga:  SW Polisikan Mantan Pacar Diduga Sebarkan Video Syur Tanpa Izin

Rajif mengaku, ayahnya dan Zuraida tampak tidak ada masalah. Ia tidak melihat adanya gelagat yang mencurigakan.

“Biasa-biasa saja. Kesannya adem-adem aja,” jelasnya.

Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut Kombes Pol Andi Ryan mengatakan, antara korban dengan tersangka Jefry kemungkinan kenal karena sama-sama sebagai orangtua dari murid yang belajar di sekolah yang sama.

“Jadi diundang rame-rame di rumah supaya dekat. Mungkin saja lalu main (dam batu) di situ,” pungkasnya. [KM-05]