Pemprovsu Lakukan Pendataan Warga Sumut yang Berada di Wuhan

MEDAN, KabarMedan.com | Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menyebut, ada warga Sumatera Utara yang masih berada di Wuhan, China, walau jumlahnya belum diketahui.

“Pasti ada. Tapi orangnya datang kemari atau tidak, atau orang kita ke sana nggak? Ini yang sedang dipelajari,” katanya, Senin (27/1/2010)

Ketika ditanya apakah akan ada rencana mengevakuasi warga Sumut yang masih berada di Wuhan, menurut Edy, pihaknya masih mendatanya.

“Ini yang sedang didata. Mereka tidak boleh keluar ke mana-mana kalau kena wabah. Dia harus diobati di sana. Nanti dibawa ke sini, di sini terjangkit, nanti makin repot semua,” katanya.

Baca Juga:  Polres Sergai Amankan 58 Orang Selama Operasi Antik 2026

Namun Edy tidak merinci jumlah warga Sumut yang berada di Wuhan ketika ditanya lebih rinci. Apakah warga Sumut di Wuhan dalam rangka wisata ataupun kuliah, Edy menjawab singkat.

“Ada. (angkanya) itu yang belum tau. Ini yang sedang kita data,” ujarnya.

Edy menambahkan, pihaknya sudah mengimbau kepada petugas dan masyarakat agar mewaspadai virus ini.

Terkait adakah posko pengaduan warga Sumut yang keluarganya sedang ada di Wuhan, menurut Edy juga sudah ada (posko) dan sudah ada koordinasi.

Baca Juga:  Positif Gunakan Narkotika, 27 Orang Pengunjung Hiburan Malam di Sergai Diamankan

“Tapi tolong ini jangan disebarluaskan nanti stress orang. Ini kita menjaga, dari kita ke kita,” ucapnya.

Dikatakannya, dirinya sudah mengecek dan sampai saat ini, belum ada wabah corona di Sumut.

“Ini yang akan ketat kita jaga. Langkah kedua, kita akan benar-benar melihat orang-orang dari luar, khususnya dari negara yang terkena wabah. Kita akan siapkan ini,” pungkasnya. [KM-05]