PADANG, KabarMedan.com | Sebanyak 15 orang wisatawan muslim asal Kunming, China berkesempatan melaksanakan shalat zuhur di Masjid Raya Sumatera Barat, Rabu (29/1/2010).
15 orang wisatawan ini merupakan bagian dari 150 orang rombongan wisatawan asal China yang melakukan perjalanan wisata ke Sumbar sejak Minggu (26/1/2020).
Ketua Pengurus Masjid Raya Sumbar, Yulius Said mengatakan, mempersilakan siapa saja terutama umat Islam yang ingin datang dan melaksanakan shalat di masjid yang kini menjadi ikon religi Sumbar tersebut.
Karena itulah Masjid Raya Sumbar tidak mempersoalkan kehadiran 15 orang wisatawan muslim China bersama-sama melangsungkan shalat zuhur berjamaah.
“Mereka (15 orang wisatawan China) itu datang ke masjid untuk shalat. Jadi bagi kami pengurus masjid, siapa pun yang datang ke masjid ini untuk melaksanakan ibadah tak ada masalah,” kata Yulius, seperti diberitakan Republika.co.id.
Yulius menceritakan, 15 orang wisatawan asal Kunming ini sudah berada di Masjid Raya sebelum waktu shalat zuhur masuk. Saat adzan dikumandangkan oleh muazzin, ke-15 orang wisatawan ini berurai air mata karena merasakan kenikmatan batin mendengarkan kumandang adzan.

Yulius mengatakan, kesempatan mendengarkan adzan sangat langka bagi warga Kunming karena di negara mereka adzan dilarang.
“Karena di negara dia tak pernah mendengarkan suara adzan karena tidak boleh, jadi tadi itu kabarnya waktu adzan zuhur, semua (15 orang wisatawan China) pada nangis, terharu sekali dia mendengarkan suara adzan, karena tak pernah ada di negaranya,” ujar Yulius.
Yulius menambahkan, suasana yang terjadi tadi di Masjid Raya Sumbar merupakan salah satu bentuk jalinan ukhwah Islamiah sebagai sesama pemeluk agama Islam.
Sebab, wisatawan muslim asal China itu dapat menikmati manisnya ibadah bersama saudara seiman di Masjid Raya Sumbar tanpa rasa takut akan intimidasi dari pihak manapun.
“Mereka bisa shalat di masjid saja bukan alang kepalang senang dan gembiranya mereka. Bisa mendengarkan adzan,” kata Yulius.
Memang menurut Yulius, tetap ada rasa kekhawatiran dari pengurus masjid di tengah ramainya isu seputar penularan virus corona yang kini sedang mewabah di China.
Tapi Yulius percaya para wisatawan yang datang ke Sumbar ini sudah melewati proses pemeriksaan yang ketat dan dijamin aman oleh pemerintah. [KM-01]














