Angka Sembuh COVID-19 di Sumut Terus Naik, Sentuh 9.015 Orang

Ilustrasi test swab

MEDAN, KabarMedan.com | Tren kesembuhan pasien COVID-19 di Sumatera Utara (Sumut) terus mengalami kenaikan. Saat ini, akumulasi yang sudah sembuh sebanyak 9.015 orang. Jumlah kesembuhan lebih tinggi daripada yang terkonfirmasi positif COVID-9.

Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Sumut dr Aris Yudhariansyah mengatakan, data terbaru dari Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19, diketahui pasien COVID-19 telah kembali dinyatakan sehat sebanyak 134 orang.

“Oleh karena itu, saat ini jumlahnya sudah mencapai 9.015 orang,” ungkapnya.

Sedangkan untuk yang terkonfirmasi positif COVID-9, masih terjadi penambahan masih tetap didapatkan, namun angkanya kurang dari 100 perhari. “Ada 89 orang yang kembali dinyatakan positif terpapar COVID-19. Sehingga terjadi kenaikan menjadi 11.508 orang dengan kasus konfirmasi,” jelasnya.

Kemudian untuk penderita yang meninggal, sebanyak 7 orang lagi, sehingga menjadi kasus ke 480. Dari data tersebut, diketahui, kasus Aktif Covid-19 Sumut tinggal 2.013 atau turun 143 kasus dari Jumat (9/10) lalu sebanyak 2.158 kasus.

“Angka suspek masih terus naik. Hari ini terdapat penambahan 51 orang, sehingga totalnya menjadi 972 orang,” tandasnya.

Dijelaskannya, berdasarkan kondisi per 12 Oktober 2020, angka kematian COVID-19 di Sumut berfluktiasi cenderung menurun. Rata-rata kasus meninggal dalam 14 hari terakhir sebesar 3,50 poin atau 4,14%.

Kemudian untuk jenis kelamin, 64,48% nya adalah laki-laki dan 34,52% nya adalah perempuan. Sedangkan untuk kelompok umur, kasus meninggal di dominasi oleh usia 45 tahun keatas.

“Untuk usia 55-64 tahun sebesar 32,14% dan 65 tahun keatas 28,96%,” ujarnya.

Berdasarkan laporan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Kota Medan, jumlah kasus konfirmasi tercatat ada sebanyak 6.214 orang. Kemudian untuk kasus sembuh sebanyak 4.099 dan meninggal 270 orang.

Oleh karena jumlah kasus aktif atau pasien Covid-19 yang masih dirawat ada sebanyak 1.845 orang. “Karena itu, protokol kesehatan harus tetap dijalankan. Memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak. Selain itu, menjaga kesehatan dengan makanan bergizi dan olahraga, istirahat cukup,” katanya. [KM-05]