MEDAN, KabarMedan.com | Wakil Gubernur Musa Rajekshah mengimbau masyarakat untuk waspada dengan perubahan cuaca dan iklim di Sumatera Utara. Perubahan tersebut memiliki potensi bencana seperti banjir, longsor, banjir badang, angin kencang dan lainnya.
Imbauan tersebut disampaikan setelah adanya informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), yang mengingatkan adanya potensi cuaca ekstrem seperti puting beliung, hujan lebat disertai kilat dan petir, hujan es dan lainnya.
“Kita harus hati-hati dan waspada, cuaca ekstrim akhir-akhir ini berpotensi mengakibatkan banjir, longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan lain-lain,” ujarnya, Selasa (24/8/2021).
Sosok yang akrab disapa Ijeck itu pun juga mengatakan bahwa Sumatera Utara termasuk ke dalam wilayah yang disinyalir akan mengalami kondisi cuaca yang cukup bervariasi.
“Hati-hati, BMKG sudah mengingatkan. Dari tanggal 24 sampai 26 Agustus cuaca di daerah kita akan bervariasi. Sebagian besar akan berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat,” katanya.
Sebagai tindak lanjut informasi tersebut, Ijeck memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut untuk sigap mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi. BPBD Sumut diminta untuk meningkatkan koordinasi dengan BPBD Kabupaten dan Kota se-Sumut, agar setiap tindakan yang dibutuhkan dapat dipersiapkan secepatnya.
“Saya sudah perintahkan BPBD Provinsi agar bersiaga. Komunikasi dan koordinasi dengan Kabupaten dan Kota harus lebih intens, biar semuanya sudah siap sebelum dibutuhkan. Kita berdoa semoga Tuhan melindungi dan kita tetap dalam kondisi aman,” tuturnya. [KM-06]














