Balita Korban Selamat Pembunuhan Satu Keluarga di Medan Alami Trauma

MEDAN, KabarMedan.com | Balita berusia 4 tahun berinisial K, korban selamat dari pembunuhan sadis mengalami trauma fisik dan mental. Saat ini anak dari pasangan Rianto (40) dan Yani (35) itu sedang dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

“Informasi dari tim dokter korban mengalami trauma fisik dan mental. Saat ini sedang ditangani secara serius, semoga korban segera pulih,” kata Wakil Walikota Medan, Akhyar Nasution, Senin (10/4/2017).

Kedatangan Akhyar ke rumah sakit guna melihat perkembangan kesehatan K. Akhyar datang usai menghadiri pemakaman lima korban pembunuhan satu keluarga yang menewaskan lima orang di Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Sumatera Utara, pada 9 April 2017.

Baca Juga:  Lansia Ditemukan Tewas Membusuk di Rumah Kontrakan

Akhyar memaparkan, K mengalami luka lebam di kedua matanya. Selain itu juga ada luka di bagian tangan dan lainnya.

“Kalau melihat kondisinya, perbuatan tersebut sangat biadab sekali. Seorang anak balita yang tidak tahu apa-apa mengalami hal itu,” kata Akhyar.

Sementara itu, Kepala RS Bhayangkara Medan, AKBP Dr A Nyoman Eddy mengatakan, hingga saat ini K kerap mengigau. Hal itu menurutnya terjadi karena trauma yang dialami oleh bocah malang tersebut. Meski begitu secara keseluruhan kondisi K kian membaik.

Baca Juga:  Polres Sergai Amankan 58 Orang Selama Operasi Antik 2026

Untuk proses pemulihannya, K didampingi oleh pihak keluarganya. Sedangkan penanganan medis, pihak rumah sakit menyiapkan tim medis yang diisi oleh dokter spesialis anak, spesialis penyakit dalam, dan psikolog. Pihak rumah sakit pun membatasi tamu yang ingin menjenguknya untuk proses pemulihan.

“Semua sudah kita siapkan. Kita batasi dululah, ini agar dia cepat pulih,” pungkas Nyoman. [KM-03]