MEDAN, KabarMedan.com | Banjir rob yang merendam enam kelurahan di Kecamatan Medan Belawan hingga saat ini mengakibatkan lebih kurang 20 ribu Kepala Keluarga (KK) merasakan dampaknya.
Hal itu disampaikan oleh Camat Medan Belawan, Subhan Harahap yang mengatakan ribuan rumah warga terendam akibat banjir pasang air laut tersebut.
“Diperkirakan sekitar 20 ribu KK dengan ribuan rumah terendam dari banjir di enam kecamatan,” ujar Subhan pada Senin (8/11/2021).
Meskipun sudah surut, Subhan menyebut banjir rob masih berkemungkinan naik kembali karena pasang air laut.
“Saat ini sudah surut, tapi nanti berkemungkinan akan naik pasang lagi. Persoalan ini sudah kita peringatkan sejak tanggal 1 November lalu,” ungkapnya.
Subhan menyebut pihaknya bersama dengan Pemerintah Kota Medan juga telah berupaya untuk membersihkan drainase yang tersumbat.
Ia juga membenarkan kabar seorang bayi berusia satu bulan yang meninggal akibat tenggelam banjir rob. Bayi tersebut meninggal setelah hanyut saat nenek korban pergi mengambil minum.
“Iya itu benar, hanyut saat Bu Erlis pergi mengambil minum. Itu kemarin dibantu juga sama masyarakat cari sampai ke laut,” tuturnya.
Hingga akhirnya bayi tersebut ditemukan sekitar satu setengah jam kemudian dalam kondisi sudah tak bernyawa. Subhan mengatakan bayi tersebut telah dikebumikan pada Minggu (7/11/2021) kemarin. [KM-06]














