JAKARTA, KabarMedan.com | Perbandingan harga tes PCR di Indonesia dan di India sempat menarik perhatian. Bagaimana tidak, jika di Indonesia dibanderol harga Rp 900 ribu, di India masyarakat bisa melakukan tes PCR dengan harga Rp 96 ribu saja.
Hal ini kemudian di jawab oleh Kementerian Kesehatan yang menegaskan penetapan harga di Indonesia telah dikonsultasikan dengan berbagai pihak termasuk auditor.
“Kemenkes tidak melakukan penetapan sendiri sama seperti HET (harga eceran tertinggi) obat,” ujar Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, Senin (16/7/2021).
Meskipun begitu, Nadia mengatakan pihaknya terbuka atas kritik maupun masukan terkait harga PCR tersebut.
Sementara itu, Presiden Joko Widodo meminta agar harga tes PCR Covid-19 diturunkan ke angka Rp 450-550 ribu. Hal tersebut ia ungkapkan di kanal Youtube Sekretariat Presiden.
“Saya sudah berbicara dengan Menteri Kesehatan mengenai hal ini, saya minta agar biaya tes PCR berada di kisaran antara 450 ribu sampai 550 ribu,” ujar Jokowi.
Selain itu, Jokowi meminta agar hasil tes PCR dapat diterima lebih cepat. Tindakan tersebut, menurutnya, akan memperbanyak testing yang dilakukan dan tentunya membantu dalam penanganan Covid-19. [KM-06]














