Bukalapak Giatkan Belajar Ngelapak Bagi Komunitas

JAKARTA, KabarMedan.com | Komunitas Bukalapak terus berupaya memberikan program-program terbaik kepada anggotanya. Tahun ini, kembali diadakan program Belajar Ngelapak Bersama Komunitas (BNBK) yang merupakan salah satu program unggulan yang akan digelar di 20 kota di Indonesia.

Adapun ke 20 Kota yang akan digelar adalah Surabaya, Pontianak, Bukittinggi, Banjarmasin, Sragen, Cirebon, Makassar, Palu, Blitar, Bekasi, Balikpapan, Kediri, Tasikmalaya, Yogyakarta, Lampung, Malang, Manado, Jayapura, Pekanbaru dan Medan. Program ini berlangsung dari Mei hingga Oktober 2018.

Pemilihan 20 kota itu berdasarkan pada potensi pengembangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di daerah setempat. Dimana, sesuai dengan misi dari Bukalapak, yaitu memberdayakan UKM di seluruh penjuru Indonesia.

BNBK yang dirancang dan dieksekusi Komunitas Bukalapak di masing-masing kota merupakan yang kedua kalinya dilaksanakan sejak tahun 2016 lalu. BNBK bertujuan untuk memberikan wawasan kepada para peserta tentang berbisnis secara online di Bukalapak dan meningkatkan keterampilan dalam mengoptimalkan bisnis mereka tersebut.

“Kita telah memulai kegiatan BNBK di Surabaya dan Pontianak. Kami melihat antusiasme dan semangat yang tinggi untuk menjadi pebisnis online dari para peserta. Kami bangga akan semangat dan antusiasme yang luar biasa dari masing-masing komunitas dalam merancang, menyiapkan, dan menjalankan BNBK di kota mereka,” kata Muhammad Fikri, Head of Community Management Bukalapak, Sabtu (5/5/2018).

Selama dua hari pelatihan, para peserta akan diberikan materi dan bimbingan oleh para Ranger Komunitas Bukalapak di masing-masing kota. Materi yang diberikan adalah pengenalan tentang Bukalapak sebagai online marketplace, hingga cara mengoptimalisasi pemasaran barang jualan di Bukalapak, seperti teknik pengambilan foto produk, dan menulis deskripsi barang yang baik dan benar.

“Tim dari beberapa divisi di Bukalapak turut serta memberikan wawasan kepada peserta seperti tentang customer service, business development, trust and safety, dan berbagai materi menarik lainnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, rangkaian program BNBK mendapatkan dukungan dari mitra-mitra Bukalapak, yaitu JNE dan Bank BRI. Keduanya juga akan terlibat dalam memberikan materi kepada para peserta BNBK.

“JNE sebagai mitra logistik akan memberikan wawasan mengenai jasa layanan pengiriman yang bisa dimanfaatkan para pelapak Bukalapak. Sedangkan BRI akan memperkenalkan fitur Indonesia Mall yang ada di aplikasi Bukalapak untuk mempromosikan produk swakarya dari para pelaku UKM serta memberikan edukasi tentang literasi perbankan,” ungkapnya.

Doedi Hadji Sapoetra, Head of Marketing Promotion and Activation JNE, mengatakan sebagai mitra logistik Bukalapak senang bisa berpartisipasi pada program BNBK ini. Kami yakin dengan jasa layanan yang kami miliki seperti JNE Regular, JNE YES dan JNE Trucking dapat membantu bisnis para pelapak Bukalapak agar menjadi lebih maksimal.

Bambang Tribaroto, Corporate Secretary PT. Bank Rakyat Indonesia Tbk, mengatakan BRI sebagai Bank UMKM terbesar di Indonesia, memiliki komitmen untuk berperan aktif dalam meningkatkan kapasitas dan kemampuan bisnis pelaku UKM, dengan cara pemanfaatan teknologi melalui program Indonesia Mall yang telah bekerjasama dengan Bukalapak. [KM-03]